benuanta.co.id, BERAU — Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyampaikan pengakuan mengejutkan saat menutup acara Lomba Perahu Panjang Kabupaten Berau Tahun 2026. Di hadapan masyarakat yang memadati acara, ia blak-blakan menyebut Kabupaten Berau saat ini tidak berada dalam kondisi yang baik dan normal akibat dilanda kemarau panjang.
“Kita hari ini menyadari bahwasanya Kabupaten Berau saat ini tidak berada dalam kondisi yang begitu baik dan normal. Kita hari ini masih berada dalam situasi kemarau yang cukup panjang,” ungkap Gamalis dalam sambutannya, dikutip Senin (28/9/2026).
Gamalis menjelaskan, situasi cuaca ekstrem ini membuat titik panas (hotspot) di wilayahnya terus naik dan turun secara fluktuatif. Suhu ekstrem yang kadang tercatat mencapai 58 hingga 157 titik panas menuntut kewaspadaan tinggi dari seluruh warga Berau agar terus menjaga kondisi fisik dan kesehatan tubuh.
Meski di tengah bayang-bayang cuaca panas dan ancaman kemarau, Gamalis tetap mengapresiasi semangat masyarakat yang antusias menyukseskan rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Berau ke-73 dan Hari Jadi Kota Tanjung Redeb ke-216 ini.
Menurutnya, Lomba Perahu Panjang bukan sekadar tradisi turun-temurun yang erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat di bantaran sungai, tetapi juga menjadi aset pariwisata budaya unggulan yang memiliki daya tarik luar biasa untuk mendunia.
“Potensi perairan yang luar biasa ini tentu insya Allah akan menjadi sebuah daya tarik pariwisata kita yang harus kita jual, menjadi event baik nasional maupun internasional,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Sihaloho
Editor: Endah Agustina







