benuanta.co.id, BERAU– Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 Tingkat Provinsi Kalimantan Timur tahun ini terasa makin spesial. Kabupaten Berau resmi ditunjuk sebagai tuan rumah perhelatan akbar yang dihadiri oleh perwakilan dari 10 kabupaten dan kota se-Kaltim tersebut.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, turun langsung meninjau pelaksanaan pelayanan KB gratis di sejumlah puskesmas, salah satunya Puskesmas Tanjung Redeb dan Puskesmas Sambaliung, sebelum menyambut kedatangan Gubernur Kaltim beserta rombongan.
Dalam kunjungannya, Sri Juniarsih mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat Berau yang memanfaatkan momen Harganas ini untuk menyukseskan program keluarga berencana.
“Di Puskesmas Tanjung Redeb saja tadi tercatat sudah ada 20 akseptor KB yang terdaftar, sedangkan di puskesmas berikutnya ada 15 akseptor. Ini bukti nyata partisipasi masyarakat Berau luar biasa dan makin sadar pentingnya perencanaan keluarga,” sebut Sri Juniarsih di sela-sela peninjauan, Rabu (22/7/2026).
Orang nomor satu di Berau tersebut menegaskan program KB bukan bertujuan untuk membatasi jumlah anak, melainkan mengedukasi masyarakat pentingnya mengatur jarak kelahiran. Menurutnya, idealnya jarak antara kelahiran anak pertama dan berikutnya adalah minimal tiga tahun.
Jarak tersebut sangat krusial dalam menentukan kualitas pengasuhan serta kesehatan tumbuh kembang anak.
“Ingat, bukan membatasi kelahiran, tapi mengatur jarak kelahiran minimal 3 tahun. Jarak ideal ini sangat menentukan apakah pengasuhan anak itu berkualitas atau tidak, serta menjadi kunci utama mencegah anak terkena stunting,” tegasnya.
Selain masalah kesehatan ibu dan anak, Bupati Berau juga menyoroti pentingnya peran figur ayah dalam mewujudkan keluarga yang harmonis atau Sakinah, Mawaddah, Warahmah. Ia menekankan tugas mengasuh dan mendidik anak di dalam rumah tangga bukan semata-mata tanggung jawab seorang ibu.
“Harganas ini mengingatkan kita betapa pentingnya peran keluarga. Di dalamnya, yang bertugas tidak hanya ibu saja. Peran seorang ayah sangat penting dan turut menentukan kualitas pendidikan serta karakter anak dalam sebuah keluarga,” pungkas Sri Juniarsih.
Rangkaian acara Harganas di Berau sendiri diisi dengan berbagai kegiatan penunjang, mulai dari pelayanan KB serentak di puskesmas, edukasi ke sekolah-sekolah tingkat SMA, hingga puncak perayaan bersama Gubernur Kaltim dan jajaran pemerintah dari 10 kabupaten/kota se-Kalimantan Timur. (*)
Reporter: Georgie Sihaloho
Editor: Endah Agustina







