Bupati Irwan Gandeng Yonif TP 881 Perkuat Ketahanan Wilayah Perbatasan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar coffee morning bersama Komandan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Danyonif TP) 881/Baratama Dharma, Letkol Inf. Riswantoro, di Ruang Rapat Forkopimda Kantor Bupati Nunukan, Jumat (24/7/2026).

Pertemuan yang dipandu Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Nunukan, Hasan Basri, itu membahas penguatan sinergi pemerintah daerah, Forkopimda, dan forum intelijen dalam mengantisipasi berbagai persoalan strategis di wilayah perbatasan.

Hasan Basri mengatakan, dari 21 kecamatan di Kabupaten Nunukan, sebanyak 13 kecamatan berbatasan langsung dengan Malaysia. Kondisi tersebut dinilai memiliki tantangan tersendiri, mulai dari peredaran narkoba melalui jalur ilegal, penyelundupan barang, hingga ketergantungan pasokan kebutuhan pokok dari negara tetangga, khususnya di wilayah Krayan dan Sebatik.

Baca Juga :  Wabup Hermanus Lepas Pengiriman Bantuan Logistik BNPB untuk Korban Longsor di Krayan Selatan

Bupati Irwan Sabri memaparkan sejumlah persoalan yang masih dihadapi masyarakat perbatasan, terutama di Kecamatan Krayan. Selain cuaca ekstrem yang sempat menghambat aktivitas pemerintahan, ia menegaskan akses jalan menuju Krayan masih menjadi prioritas pemerintah daerah.

“Kita akan melakukan kunjungan kerja ke Krayan untuk melihat langsung kondisi di lapangan sekaligus mencari solusi terhadap persoalan infrastruktur, distribusi logistik, dan kebutuhan masyarakat,” terang Irwan.

Ia juga mendorong penguatan rasa nasionalisme masyarakat perbatasan menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Juga :  Resmikan Gereja GGP J-Rock, Wabup Hermanus Ajak Perkuat Persatuan dalam Keberagaman

Sementara itu, Wakil Bupati Nunukan, Hermanus menambahkan bahwa tingginya biaya transportasi masih menjadi penyebab mahalnya harga sembako di Krayan.

Sementara untuk pembangunan Jalan Lingkar Krayan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, koordinasi terus dilakukan agar percepatan penanganan dapat segera direalisasikan.

Ditambahkan, Danyonif TP 881/Baratama Dharma Letkol Inf. Riswantoro menyatakan kesiapan satuannya mendukung berbagai program pembangunan di Kabupaten Nunukan, khususnya di kawasan perbatasan.

Ia menjelaskan, batalyon yang dipimpinnya tidak hanya memiliki kemampuan di bidang pertahanan, tetapi juga didukung kompi khusus seperti kesehatan, peternakan, serta teknik yang dapat diberdayakan untuk membantu masyarakat.

Sejumlah program telah dijalankan, di antaranya pembukaan lahan produktif seluas 4 hektare di Kecamatan Sembakung dan pengembangan lahan pertanian seluas 15 hektare.

Baca Juga :  Wabup Hermanus Lepas Pengiriman Bantuan Logistik BNPB untuk Korban Longsor di Krayan Selatan

Di sektor ketahanan pangan, batalyon juga mengembangkan peternakan ayam petelur untuk mendukung ketersediaan pangan lokal.

Selain itu, satuannya telah menyiapkan dukungan personel dan armada pemadam kebakaran di kawasan SP 3, dengan penempatan dua unit di Kecamatan Sebuku serta satu unit pendukung untuk wilayah sekitarnya.

“Kami mengusung prinsip S3B, Setiap Saat Siap Bergerak. Apabila pemerintah daerah membutuhkan dukungan dalam penanganan persoalan maupun pelaksanaan program pembangunan, Batalyon TP 881 siap memberikan pendampingan,” jelas Letkol Inf. Riswantoro. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *