benuanta.co.id, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan menggelar pertemuan bersama Universitas Malaysia Sabah (UMS) dan Institut Kajian Pembangunan Sabah, Malaysia.
Pertemuan ini membahas peluang penguatan kerja sama antara pemerintah daerah dengan perguruan tinggi di Sabah, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, pengembangan sumber daya manusia, dan pembangunan kawasan perbatasan.
Wakil Bupati Nunukan, Hermanus menyampaikan hubungan Nunukan dengan Sabah memiliki kedekatan dari sisi geografis, sejarah, sosial, budaya, dan ekonomi. Kondisi tersebut menjadi peluang untuk memperluas kerja sama yang dapat mendukung kemajuan kedua wilayah.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi penting untuk menghasilkan kajian, inovasi, serta peningkatan kapasitas masyarakat dan aparatur, terutama dalam mendukung pembangunan kawasan perbatasan.
“Melalui pertemuan ini diharapkan dapat terbangun berbagai bentuk kerja sama, seperti penelitian bersama, pertukaran pengetahuan, pertukaran pelajar dan mahasiswa, pengembangan kapasitas aparatur dan masyarakat, serta kajian pembangunan wilayah perbatasan,” ujar Hermanus.
Ia juga berharap forum tersebut dapat menjadi awal bagi pembahasan kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan antara Nunukan dengan lembaga pendidikan di Sabah.
“Mari kita manfaatkan pertemuan ini sebagai ruang untuk berdiskusi, bertukar gagasan, dan menyusun peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia,” tambahnya.
Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kabupaten Nunukan berharap hubungan dengan Universitas Malaysia Sabah dan Institut Kajian Pembangunan Sabah semakin berkembang, terutama dalam mendukung sektor pendidikan, penelitian, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pembangunan kawasan perbatasan. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina







