Bupati Berau Usul Pajang Foto Pembuang Sampah di Videotron demi Efek Jera

benuanta.co.id, BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, Kalimantan Timur, tidak pernah berhenti memutar otak demi merumuskan terobosan baru guna mendongkrak kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Langkah tidak biasa pun kini tengah diusulkan, yakni rencana pemasangan layar videotron raksasa yang terintegrasi langsung dengan kamera pengawas (CCTV) untuk memampang wajah para pelaku yang kedapatan membuang sampah sembarangan.

Kebijakan ini digagas sebagai instrumen pengawasan ketat, sekaligus menjadi terapi kejut demi memberikan efek jera yang nyata bagi warga yang masih bebal mengabaikan kebersihan. Melalui sanksi sosial berbasis visual tersebut, masyarakat diharapkan memiliki rasa sungkan dan malu, yang pada akhirnya dapat memicu kedisiplinan kolektif dalam menjaga estetika daerah.

Baca Juga :  Bupati Sri Juniarsih Minta OPD Kolaborasi Perkuat Sistem Perlindungan Anak

“Kalau masih nekat membuang sampah sembarangan, kita tampilkan saja (fotonya) di videotron agar ada efek jera dan rasa malu,” tegas Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, Jumat (17/7/2026).

Sri Juniarsih menekankan urusan kebersihan lingkungan tidak boleh melulu dibebankan ke pundak pemerintah daerah, melainkan menuntut andil seluruh lapisan masyarakat, termasuk para pelaku usaha yang meraup pundi-pundi rupiah di Berau. Ia memberikan peringatan keras kepada para pemilik bisnis yang menikmati keuntungan ekonomi di wilayahnya untuk tidak bersikap acuh tak acuh terhadap kelestarian lingkungan setempat.

“Jangan sampai hanya mau mengeruk keuntungan finansial di Kabupaten Berau, tetapi sama sekali tidak peduli pada kebersihan lingkungan kita,” cetusnya dengan nada menyindir.

Baca Juga :  Sekda Berau Minta BUM Kampung Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa

Visi besar mewujudkan Berau yang bersih dan damai diakuinya mustahil tercapai tanpa adanya kolaborasi harmonis antara warga, pelaku usaha, dan pemerintah, di mana sinergi kuat menjadi kunci utama mengurai benang kusut masalah sampah.

Di sisi lain, orang nomor satu di Berau ini juga mengajak masyarakat merombak total cara pandang terhadap sampah, dari yang semula dianggap sebagai limbah kotor berbau menyengat menjadi komoditas bernilai ekonomi tinggi lewat sentuhan teknologi modern.

Sri Juniarsih menyoroti keberhasilan negara-negara maju yang memanfaatkan mesin sortir otomatis untuk memilah aneka jenis sampah, mulai dari plastik tipis, kaleng, hingga limbah rumah tangga, untuk kemudian didaur ulang menjadi produk baru maupun dikonversi menjadi energi listrik alternatif.

Baca Juga :  Bupati Sri Juniarsih Tutup Berau Fishing Tournament Bupati Cup 2026 Season II, Tekankan Pengelolaan Sektor Kelautan

Ia mencontohkan Jepang yang sukses melahirkan teknologi pemilah sampah otomatis yang terintegrasi dengan sistem keuangan warga. Cukup memindai barcode pribadi saat membuang sampah ke mesin, uang hasil penjualan otomatis langsung ditransfer ke rekening masing-masing warga.

Ia menaruh asa besar agar sistem mutakhir semacam itu kelak bisa diadopsi di Berau, karena insentif finansial langsung diyakini mampu mengubah perilaku buruk membuang sampah sembarangan menjadi gerakan aktif memilah sampah dari rumah.

“Apabila sistem canggih ini berhasil kita realisasikan di Berau, saya sangat optimis warga akan saling berebut mengumpulkan sampah karena sadar ada nilai rupiah di baliknya,” pungkas Sri Juniarsih. (*)

Reporter: Georgie Sihaloho

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *