Bupati Berau Perintahkan Pembenahan Sampah di Jalur Menuju Tanjung Batu

benuanta.co.id, BERAU– Bupati Berau, Sri Juniarsih, memerintahkan jajarannya untuk segera membenahi pengelolaan sampah di Kecamatan Pulau Derawan. Sebab, dalam kunjungan terakhirnya, terdapat satu titik menuju Kampung Tanjung Batu yang dijadikan tempat pembuangan tak wajar.

Sampah yang menggunung di bahu jalan disebut dinilai akan memberikan citra buruk di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Pulau Derawan. “Malu kita kalau ada sampah tak terkelola dengan baik, di pinggir jalan lagi posisinya,” beber Bupati Sri, Selasa (16/6/2026).

Sebagai daerah tujuan wisata, sampah seharusnya sudah dapat diselesaikan di tingkat kecamatan dan kampung. Dengan kerja serius, menurutnya tidak seharusnya sampah itu harus menjadi sorotan ketika wisatawan datang ke Pulau Derawan.

Baca Juga :  Bupati Berau Pastikan Program Bantuan Alsintan bagi Petani Tetap Berjalan

“Di Tanjung Batu sudah ada TPA yang bisa dimanfaatkan untuk mengolah sampah, manfaatkan itu benar-benar,” pesannya.

Ia meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau untuk menyediakan arm roll untuk menjadi tempat penampungan sementara sebelum diangkut petugas ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Harapannya, arm roll tersebut dapat menjadi solusi demi membuat sepanjangan jalan menuju Tanjung Batu nampak asri dan bersih.

Baca Juga :  Bupati Sri Juniarsih Dorong Kemandirian Fiskal lewat Optimalisasi Pajak Daerah

“Taruh arm roll satu di situ, biar jadi TPS,” katanya.

Membereskan urusan sampah ini juga menjadi tugas penting, karena Berau akan menjadi tuan rumah Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Provinsi Kalimantan Timur pada Juli mendatang. Ia menginginkan setiap tamu yang datang nantinya memberikan kabar baik untuk keluarga dan pengikutnya di sosial media terkait kekayaan wisata Berau.

Baca Juga :  Kunjungan Wisatawan Meningkat, Sri Juniarsih Dorong Pengembangan Homestay di Biduk-biduk

Hal ini akan memengaruhi citra pariwisata Berau serta sesuai dengan target pemerintah untuk meningkatkan ekonomi daerah dari sektor wisata. “Jadikan kita tuan rumah yang layak, jangan buat kumuh rumah kita sendiri karena sampah,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *