benuanta.co.id, BERAU – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, memberikan pesan saat melantik pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Berau. Dalam arahannya, ia menegaskan pendidikan akademis setinggi apa pun, bahkan hingga bergelar doktor, akan menjadi sia-sia jika tidak diimbangi dengan pembentukan karakter yang kuat dan berbudi luhur.
Menurut Sri Juniarsih, organisasi non-formal seperti Pramuka memegang peranan kunci dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual.
“Setinggi apa pun pendidikan akademis yang kita miliki, ketika kita tidak memiliki karakter yang baik, maka itu akan sia-sia,” ujar Sri Juniarsih dalam sambutannya.
“Semakin tinggi pendidikan akademis yang kita miliki, seharusnya semakin luhur pribadi kita. Di Pramuka, kita banyak bersentuhan di lapangan dan bertemu berbagai karakter manusia. Di situlah kedewasaan kita diuji,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sri Juniarsih menyoroti pentingnya keseimbangan tiga jenis kecerdasan bagi para anggota dan pengurus Pramuka, yakni kecerdasan emosional, spiritual, dan intelektual. Ia menyebutkan kecerdasan intelektual tanpa benteng emosi dan spiritual yang baik tidak akan membawa dampak positif yang berkelanjutan.
“Ada tiga kecerdasan yang harus kita miliki: kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual, dan kecerdasan intelektual. Ketika kita punya kecerdasan intelektual tapi tidak punya kecerdasan emosi dan spiritual, semua akan sia-sia. Namun, jika kita memiliki kecerdasan spiritual, maka kecerdasan emosi dan akademis akan mengikuti,” jelasnya.
Tidak hanya fokus pada pembentukan karakter internal, Bupati Berau juga menantang pengurus Kwarcab Berau yang baru dilantik untuk melahirkan program-program inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Salah satunya dengan mengambil peran aktif dalam mendorong sektor pariwisata serta ekonomi kreatif daerah.
Ia menyentil potensi besar Kabupaten Berau, mulai dari kuliner khas, produk olahan seperti cokelat lokal, hingga kerajinan tangan, yang bisa digerakkan bersama generasi muda Pramuka.
“Pramuka harus mampu hadir dengan semangat dan gagasan baru. Kita sedang bertransisi menuju sektor pariwisata sebagai garda terdepan. Saya ingin adik-adik Pramuka ambil peran, mulai dari pengembangan ekonomi kreatif hingga promosi potensi daerah kita yang luar biasa,” tegas Sri Juniarsih.
Ia menutup arahannya dengan berpesan agar seluruh pengurus menanggalkan kepentingan pribadi maupun golongan demi membawa Pramuka Berau menjadi yang terbaik di Kalimantan Timur hingga tingkat nasional. (*)
Reporter: Georgie Sihaloho
Editor: Endah Agustina







