Sering Banjir, 232 Rumah Warga Sembakung Diajukan ke Kementrian PU untuk Relokasi

Nunukan99 views

benuanta.co.id, NUNUKAN – Hampir setiap tahun Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) tidak pernah luput dari banjir. Meski sering banjir, kebanyakan warga enggan untuk pindah.

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Serta Pertanahan Kabupaten Nunukan Alimuddin, mengatakan rencana pemindahan warga yang terdampak banjir ini sebenarnya ada, sudah direncanakan untuk relokasi diwilayah pemukiman Tembelunu kurang lebih luasnya 50 hektare (Ha) ini khusus Desa Atap.

Baca Juga :  Tak Mau Pulang ke Rumah, Anak 11 Tahun di Nunukan Mengaku Telah Disetubuhi Ayah Tirinya

Namun yang menjadi persolan adalah lahan terbuka adalah gambut. Karena gambut sangat terbatas pemanfaatannya untuk pertanian, dan tidak bisa kontruksi berat, serta sisi pembiayaan juga dari pemerintah pusat.

“Jumlah unit lebih dari 100 kalau lahan pemerintah daerah pembiayaannya, kita sudah ajukan usulan di kementrian pekerjaan umum melaui aplikasi Sistem Informasi Bantuan Perumahan (SIBARU),” kata Alimuddin, kepada benuanta.co.id, Selasa (15/11/2022).

Baca Juga :  Serapan Pupuk Bersubsidi Nunukan Tembus 93 Persen, DKPP Minta Tambahan Alokasi Tahun 2027

Hingga saat ini pihaknya masih menunggu usulan yang diajukan, ke kementrian pekerjaan umum. Sedangkan Pemerintah sudah menyiapkan lahan.

“Kita sudah ajukan 232 rumah, jika satu unit saja memakan anggaran Rp 200 juta, itu cukup besar, jika dibebankan di daerah tentunya masih berat. Boleh dikerjakan tapi bertahap,” jelasnya.

Jika melihat kondisi keuangan daerah masih banyak prioritas yang harus dibiayai, namun pihaknya akan fokus untuk mengejar angggaran pusat sehingga 232 rumah yang diajukan bisa dikerjakan.

Baca Juga :  Gerebek Rumah di Sebatik Timur, Dua Pria dan 43,87 Gram Sabu Diringkus Polisi

Alimuddin menambahkan, jika diberikan anggaran mereka siap membantu untuk pembangunan.(*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *