Banjir Rendam Pemukiman Warga Sembakung, Ketinggian Air Lebihi Batas Normal

Nunukan304 views

benuanta.co.id, NUNUKAN – Banjir kembali merendam permukiman warga di RT 06 dan 07 Kampung Tembelunu, Desa Atap, Kecamatan Sembakung, Kebupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) Sabtu, 22 Januari 2022

Banjir ini diakibatkan hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di wilayah hulu sungai Sembakung beberapa hari ini, hingga membuat permukiman warga meluap.

Baca Juga :  Pasokan BBM Subsidi di Sebatik Dikeluhkan, DPRD Nunukan Dorong Tim Pengawasan Terpadu

“Banjir ini baru tadi malam merendam pemukiman kami kampung Tembelunu, pas bangun sudah tergenang aja depan rumah,” kata Sonia Warga Tembelunu.

Banjir yang menggenangi pemukiman turut mempengaruhi aktivitas masyakarat setempat. Mau tak mau warga pun harus menggunakan perahu sebagai sarana untuk tetap memobilisasi.

“Saya berharap agar air ini tidak naik lebih besar lagi,” jelasnya.

Baca Juga :  Minim Alat Bukti, Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku Pembuangan Jasad Bayi di Sebatik

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) BPBD Kabupaten Nunukan, Muhammad Amin menjelaskan permukaan di wilayah tersebut diakuinya sangat rendah. Alhasil jika banjir melanda, wilayah tersebut yang pertamakali terdampak.

“Dua RT yakni 6 dan 7 adalah langganan banjir di Desa Atap,” terangnya.

Kondisi ketinggian air saat ini dapat terpantau mengalami kenaikan sekitar 30 sentimeter dari batas normal.

Baca Juga :  Marak Korban Investasi Bodong, Kapolres Nunukan Minta Masyarakat Tak Tergiur Keuntungan Besar

“Kami juga menyampaikan kepada pos pemantau yang ada di beberapa wilayah agar berkordinasi dengan pemerintah setempat dalam penanganan banjir,” tandasnya. (*)

Reporter : Darmawan

Editor : Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *