benuanta.co.id, NUNUKAN – Polisi mulai mengantongi petunjuk baru dalam penyelidikan kasus pembuangan bayi perempuan di Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan. Petunjuk tersebut mengarah kepada seseorang yang dicurigai memiliki kaitan dengan kasus tersebut.
Kapolsek Sebatik Timur IPTU Didik mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan sinkronisasi sejumlah petunjuk yang telah diperoleh dengan seseorang yang dicurigai memiliki hubungan dengan pihak yang diduga berkaitan dengan pembuangan bayi.
“Untuk yang kami curigai ada, makanya kami mau sinkronkan dulu petunjuk yang ada ini dengan seseorang yang kami curigai sebagai cowok si pelaku,” ujar Didik.
Namun, Didik menegaskan, polisi belum dapat memastikan orang tersebut merupakan pelaku. Penyidik masih mendalami kemungkinan keterkaitan orang yang dicurigai dengan kasus tersebut sebelum menyampaikan informasi lebih jauh kepada publik.
“Masih kita curigai ada kaitannya. Kami belum berani sampaikan karena masih kami dalami terlebih dahulu,” tegasnya.
Menurut Didik, penyidik masih membutuhkan penguatan terhadap petunjuk yang telah diperoleh. Karena itu, polisi tidak ingin terburu-buru menyimpulkan keterlibatan seseorang sebelum hasil pendalaman menunjukkan adanya keterkaitan yang jelas.
BACA JUGA:
Minim Alat Bukti, Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku Pembuangan Jasad Bayi di Sebatik
Pelaku Pembuang Jasad Bayi di Sebatik Dilidik Polisi, Telusuri lewat CCTV hingga Klinik Bersalin
Sebelumnya, bayi perempuan ditemukan warga di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di wilayah perbatasan Desa Padaidi RT 04 dan Desa Sungai Manurung, Kecamatan Sebatik Timur, Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 17.41 Wita.
Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi tali pusar dan plasenta masih melekat. Bayi diperkirakan baru berusia sekitar dua hari dan hingga kini identitas orang tua maupun pihak yang membuangnya masih dalam penyelidikan.
Polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi. Pemeriksaan juga diarahkan kepada sejumlah fasilitas kesehatan, bidan, serta klinik di wilayah Sebatik untuk mencari informasi mengenai perempuan yang kemungkinan baru melahirkan dalam beberapa hari sebelum bayi ditemukan.
Selain itu, kondisi lokasi penemuan turut menjadi perhatian penyidik. Lokasi tersebut relatif jauh dari permukiman warga dan berada di ruas jalan yang cukup sepi. Kondisi ini membuat polisi masih mendalami bagaimana bayi tersebut dibawa ke lokasi hingga akhirnya ditemukan warga.
Didik memastikan penyelidikan akan terus dikembangkan untuk memastikan siapa saja yang memiliki keterkaitan dengan kasus tersebut.
“Masih kami dalami. Petunjuk yang ada akan kami sinkronkan lagi untuk memastikan keterkaitannya,” pungkasnya. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina








