Seorang Guru SDN 006 Tulin Onsoi Bolos Mengajar 6 Bulan Dapat Surat Teguran

benuanta.co.id, NUNUKAN – Setahun lebih pandemi COVID-19, segala sesuatu banyak dilakukan secara digital salah satunya adalah proses belajar mengajar yang kini diterapkan secara daring (online), baik pusat hingga daerah termasuk di Kabupaten Nunukan.

Proses pembelajaran secara daring di semua satuan pendidikan ini merupakan kebajikan pemerintah dalam mencegah penyebaran COVID-19 sehingga anak-anak generasi bangsa tetap aman.

Dengan pembelajaran secara daring akan menuntut setiap guru melakukan pembelajaran bukan lari dari tugasnya sebagai guru di saat pandemi COVID-19 seperti saat ini.

Baca Juga :  Rentetan Kebakaran di Nunukan Dipicu Kelalaian Warga

Dikatakan Kepala Seksi Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar Disdikbud Nunukan, Asnawi, SE, saat ini pihaknya telah menerima satu surat dari Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri 006 Tulin Onsoi terkait salah satu guru yang tidak aktif melakukan tugasnya dalam proses belajar mengajar.

“Surat teguran kepada guru tersebut sudah dilayangkan ke tiga kalinya oleh kepala sekolah Kepa yang bersangkutan namu tidak di indahkan, sehingga kepala sekolah menyurati ke Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Nunukan, untuk memberikan sangsi,” kata Asnawi, kepada benuanta.co.id, Senin (16/8/2021).

Baca Juga :  Balap Liar di Jalan TVRI Nunukan Dibubarkan Polisi, Masyarakat Harap Patroli Rutin di Titik-titik Rawan

Dalam surat itu tertulis panggilan melaksanakan tugas mengajar, karena yang bersangkutan telah 6 bulan tidak melaksanakan kewajibannya.

“Jadi ini memang tidak bisa sudah kita toleransi lagi, jadi saat ini kita tinggal rembuk permasalahan ini sehingga nantinya kita akan layangkan surat ke BKD kabupaten Nunukan,” jelasnya.

Melihat hal itu Asnawi mengingat kepada guru agar lebih aktif dalam proses melaksanakan tugasnya yakni mengajar mengingat adalah abdi negara, walaupun kondisi seperti apa harus ada di tengah-tengah masyarakat.

Baca Juga :  Suasana Damai Warnai Perayaan Waisak di Nunukan

“Walaupun kita tidak bertatap muka tetapi kita melakukan pembelajaran seusai dengan aturan yang dibuat mulai menggunakan sistem daring atau bisa menggunakan sistem luring inikan penting, sehingga murid kita merasakan kehadiran kita di tengah-tengah mereka,” jelasnya. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *