Kecelakaan Ekskavator di Sembakung Hambat Mobilitas Warga

benuanta.co.id, NUNUKAN – Sebuah truk pengangkut ekskavator mengalami kecelakaan lalu lintas hingga terbalik di Jalan Simpang Bank Kaltimtara menuju Gunung Atap, Desa Atap, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, pada Jumat (17/7/2026).

Akibat insiden tersebut, arus lalu lintas di jalur tersebut mengalami gangguan karena badan truk menutup sebagian besar badan jalan.

Ruas jalan tersebut merupakan satu-satunya akses darat yang menghubungkan Kecamatan Sembakung dengan sejumlah kecamatan lain di Kabupaten Nunukan. Kondisi itu menyebabkan kecelakaan berdampak pada mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa.

Baca Juga :  Niat Seberangi Sungai Sembakung Demi Bertemu Anak, Dua Warga Pulau Keras Diduga Terseret Arus

Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, sopir truk berhasil menyelamatkan diri dengan melompat keluar dari kendaraan sesaat sebelum truk terbalik. Meski selamat, sopir mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke Puskesmas Atap untuk mendapatkan penanganan medis.

Kecelakaan itu juga menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Kendaraan roda empat masih dapat melintasi lokasi secara bergantian melalui jalur yang sangat sempit dengan kehati-hatian tinggi. Sementara itu, kendaraan roda dua masih dapat melintas melalui sisi jalan yang masih bisa digunakan.

Baca Juga :  Angin Puting Beliung Rusak Rumah dan Gereja di Long Bawan, BPBD Pastikan Tak Ada Korban

Sejumlah warga tampak membantu proses penanganan awal di lokasi sambil menunggu proses evakuasi truk. Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kecelakaan masih belum diketahui dan proses evakuasi kendaraan masih berlangsung.

Camat Sembakung, Santi Widayat, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi lokasi kejadian.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar berhati-hati saat melintas di lokasi kecelakaan, mengurangi kecepatan, serta mematuhi arahan petugas yang berada di lapangan. Mengingat ruang jalan yang dapat dilalui sangat terbatas, masyarakat juga diharapkan bersabar hingga proses evakuasi truk selesai,” ujar Santi.

Baca Juga :  Pasutri Korban Perahu Terbalik di Sungai Sembakung Ditemukan Meninggal Dunia

Pihak kecamatan juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat proses evakuasi agar akses jalan dapat kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak terganggu lebih lama. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *