Pemkab Nunukan Pastikan Kebutuhan Pokok Terjaga Meski Malaysia Lockdown

NUNUKAN – Sejumlah kebutuhan pokok masyarakat perbatasan Indonesia-Malaysia, khususnya di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, masih tergantungan dengan negara tetangga.

Namun setelah muncul penyebaran Covid-19, tidak sedikit negara mengambil langkah untuk melakukan lockdown, untuk memutus mata rantai penyeberangan Covid-19 di negarinya. Salah satunya keputusan yang diambil pemerintah Malaysia.

Akibat lockdown di Malaysia, berimbas di wilayah Nunukan. Seperti Sebatik, Krayan, bahkan ke Lumbis Ogong yang merupakan perbatasan langsung.

Baca Juga :  Perubahan APBD 2026, Pendapatan Nunukan Turun Rp61 Miliar

Namun melihat hal itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan telah mengambil langkah dan telah mengantisipasi sejak awal ketika lockdown terjadi di Malaysia.

“Ada beberapa program pemerintah yang memang sudah rutin masuk di wilayah Krayan. Antara lain program jembatan udara yang menyuplai kebutuhan pokok, selain dari kabupaten juga ada dari provinsi,” kata juru bicara sekaligus Kabag Humas dan Protokol Pemkab Nunukan, Hasan Basri, Selasa (7/4/2020).

Baca Juga :  Harga Rumput Laut di Nunukan Jatuh saat Produksi Melimpah, Kini Diangka Rp20 Ribu per Kg

Selain itu, lanjut Hasan Basri, berdasarkan informasi yang diperoleh dari camat di Krayan, untuk kebutuhan pokok saat ini masih cukup tersedia. Namun program pemerintah ini akan tetap dilaksanakan agar masyarakat setempat tidak kekurangan bahan pokok.

“Untuk distribusi barang pokok hingga saat ini masih normal. Memang dari Malaysia sudah tidak ada, namun bahan pokok dari daerah lain yang ada di Indonesia itu tetap berjalan seperti biasa,” jelasnya.

Baca Juga :  Kualitas Udara Nunukan Dalam Kategori Baik hingga Sedang, Warga Diminta Tetap Waspada

Hasan Basri pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak menimbun barang-barang bahan pokok. Sebab hal itu akan menyulitkan masyarakat dan bisa berdampak hukum jika ditemukan.(*)

 

Reporter: Darmawan

Editor: M. Yanudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *