Warga Garut Berjualan Bendera di Nunukan, Biasanya Sehari Bisa Cuan Rp 2-4 Juta

benuanta.co.id, NUNUKAN – Penjual bendera merah putih mulai bermunculan di Nunukan Provinsi Kalimantan Utara. Tradisi ini memang biasa muncul setiap tahun jelang Hari Kemerdekaan RI pada bulan Agustus.

Mulai dari bendera merah putih, umbul-umbul, dan pernak- pernik atau hiasan untuk meramaikan momen kemerdekaan dijajakan pedagang dari luar daerah ini.

Salah seorang pedagang bendera merah putih asal Garut, Andi (34) mengatakan menjual bendera merah putih sudah lama ia tekuni, namun berjualan di Nunukan baru tahun ini.

Baca Juga :  BNPP dan Pemkab Nunukan Tinjau Lokasi PLBN Krayan, Percepat Pengembangan Kawasan Perbatasan

Biasanya Andi jualan di daerah Padang, Sumatera Barat. Menurutnya, banyak warga Garut berjualan di Nunukan sehingga ia mencoba mengikutinya.

Masalah harga beragam, tergantung ukuran benderanya, dari Rp 20 ribu hingga 50 ribu. Pengakuan Andi, sehari pendapatan paling rendahnya Rp 2 juta sampai Rp 4 juta dari berjualan bendera.

“Ini hari pertama saya jualan, alhamdulillah sudah ada yang beli, mudah-mudahan banyak yang beli dan habis jualannya,” ucap Andi, Jumat (31/8).

Baca Juga :  DKUKMPP Pastikan Harga Sembako di Nunukan Stabil, Stok Pangan Tetap Aman

Selain Andi, terdapat juga penjual bendera lainnya, Herman. Harapannya bisa meraup cuan dari berdagang bendera agustusan.

“Sudah biasa saya jualan disini, biasa sebulan jelang perayaan kita jualan dengan harapan mendapatkan keuntungan lebih,” kata Herman.

Hardin (26), seorang pembeli bendera mengatakan ia membeli bendera dan umbul-umbul untuk menyambut hari kemerdekaan RI. (*)

Baca Juga :  Terbatasnya Jadwal Penerbangan Hambat Penyaluran Bantuan ke Krayan Selatan

Reporter: Nasrul

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *