benuanta.co.id, NUNUKAN – Harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Nunukan terpantau masih stabil. Berdasarkan hasil pemantauan di sejumlah pasar tradisional, ketersediaan stok sembako juga dipastikan aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Nunukan, Dior Frames, mengatakan kondisi harga dan pasokan bahan pokok hingga saat ini masih terkendali.
Pemantauan tersebut dilakukan di sejumlah pasar tradisional di Nunukan pada Senin, 27 Juli 2026. Dari hasil pengecekan di lapangan, belum ditemukan adanya lonjakan harga yang signifikan terhadap sejumlah komoditas pangan.
“Dari hasil pantauan kami, harga sembako masih normal dan stok tersedia. Kami memastikan ketersediaan bahan pokok di Nunukan dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Dior Frames.
Ia menjelaskan, sebagian besar kebutuhan sembako di Kabupaten Nunukan selama ini masih didatangkan dari luar pulau, salah satunya dari Provinsi Sulawesi Selatan. Pasokan tersebut menjadi salah satu sumber utama dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Nunukan.
Menurutnya, meski ketergantungan pasokan dari luar daerah cukup besar, distribusi barang hingga saat ini masih berjalan dengan baik. Pemerintah daerah melalui DKUKMPP terus melakukan pemantauan terhadap arus distribusi dan perkembangan harga agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
“Memang sebagian besar komoditas pangan kita masih didatangkan dari luar pulau Nunukan, seperti dari Sulawesi Selatan. Namun sampai saat ini distribusi berjalan lancar dan stok masih aman,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pantauan harga di pasar tradisional, cabai rawit merah berada pada kisaran Rp50.000 hingga Rp60.000 per kilogram. Sementara harga bawang merah tercatat Rp40.000 per kilogram, bawang putih Rp35.000 per kilogram, dan tomat Rp15.000 per kilogram.
Untuk komoditas beras, harga beras kualitas premium berada di angka Rp16.600 per kilogram, sedangkan beras kualitas medium dijual sekitar Rp15.000 per kilogram.
Dior menegaskan, DKUKMPP Nunukan memastikan akan terus melakukan pemantauan terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok, terutama untuk mengantisipasi kemungkinan adanya gangguan distribusi yang dapat memengaruhi pasokan maupun harga di tingkat masyarakat. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina







