benuanta.co.id, NUNUKAN– Upaya mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat terus dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Salah satunya melalui pengoperasian Samsat Pembantu Tulin Onsoi yang diharapkan mampu menjangkau masyarakat di wilayah pedalaman dan perbatasan Kabupaten Nunukan yang diresmikan pada Rabu (10/6/2026).
Layanan ini menjadi solusi bagi warga di Kecamatan Tulin Onsoi, Sebuku, Lumbis, Sembakung, Sembakung Atulai, hingga Sei Menggaris yang selama ini harus menempuh perjalanan cukup jauh ke Kota Nunukan untuk mengurus administrasi kendaraan bermotor.
Peresmian dilakukan oleh Kepala Bapenda Kaltara, Tomy Lano, bersama perwakilan Ditlantas Polda Kaltara, PT Jasa Raharja Cabang Tarakan, unsur pemerintah daerah, Forkopimcam, para camat, pihak perbankan, dan sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Nunukan.
Tomy mengatakan, kehadiran Samsat Pembantu Tulin Onsoi merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang lebih merata hingga ke wilayah terpencil.
Menurutnya, masyarakat tidak hanya membutuhkan pelayanan yang cepat, tetapi juga kemudahan akses untuk memperoleh layanan tersebut tanpa harus mengeluarkan biaya perjalanan yang besar.
“Peresmian layanan Samsat Pembantu ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara untuk terus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat penerimaan Pendapatan Asli Daerah sebagai salah satu fondasi pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Samsat Pembantu Tulin Onsoi merupakan pengembangan dari Samsat Payment Point Sebuku yang sebelumnya hanya melayani pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan.
Kini, setelah statusnya ditingkatkan, masyarakat dapat memperoleh layanan yang lebih luas, termasuk bantuan proses pembayaran pajak kendaraan bermotor lima tahunan tanpa harus datang ke Kantor Samsat Induk Nunukan.
“Peningkatan status ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk menghadirkan pelayanan yang semakin dekat, semakin mudah, dan semakin berkualitas,” katanya.
Tomy mengakui, kondisi geografis dan keterbatasan akses transportasi masih menjadi tantangan bagi masyarakat pedalaman dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan. Oleh karena itu, pemerintah berharap keberadaan Samsat Pembantu Tulin Onsoi dapat mendorong meningkatnya kesadaran dan kepatuhan wajib pajak.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa negara hadir melalui pelayanan yang mudah, cepat, dan berkualitas. Semakin dekat layanan diberikan, semakin besar pula peluang peningkatan kesadaran dan kepatuhan pajak,” tegasnya.
Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, keberadaan layanan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan penerimaan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor yang selama ini menjadi salah satu sumber pendapatan penting untuk membiayai pembangunan dan pelayanan publik.
Peresmian Samsat Pembantu Tulin Onsoi turut mendapat apresiasi dari Ditlantas Polda Kaltara dan PT Jasa Raharja Cabang Tarakan. Kedua instansi menilai hadirnya layanan tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan tertib administrasi kendaraan sekaligus memperkuat sinergi pelayanan kepada masyarakat di wilayah perbatasan dan pedalaman Nunukan. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina








