Lagi, Pohon Tumbang Tutup Jalan Sudirman di Nunukan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon tumbang dan menutup sebagian badan Jalan Jenderal Sudirman RT 01, Nunukan, pada Selasa (2/6/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut langsung ditangani oleh tim rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Nunukan. Petugas yang tiba di lokasi melakukan evakuasi menggunakan mesin pemotong (chainsaw) untuk menyingkirkan batang dan ranting pohon yang menghalangi akses jalan.

Plt Kepala Dinas Pemadam dan Penyelamatan Kabupaten Nunukan, Wahyudi Kawariyin, mengatakan laporan pohon tumbang diterima petugas pada dini hari setelah hujan deras disertai angin melanda wilayah Nunukan.

Baca Juga :  Bisa Diakses 24 Jam, Polres Nunukan Ajak Masyarakat Adukan Kejahatan lewat Call Center 110

“Begitu menerima laporan, tim rescue langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Prioritas kami adalah memastikan akses jalan kembali aman dan dapat dilalui masyarakat,” kata Wahyudi.

Personel yang tiba di lokasi lakukan melakukan evakuasi dengan memotong batang kayu dan membersihkan material pohon dari badan jalan. Proses evakuasi berlangsung hingga seluruh batang dan ranting berhasil disingkirkan. Setelah penanganan selesai, arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman kembali normal dan dapat dilalui kendaraan tanpa hambatan.

Baca Juga :  DPRD Nunukan Desak Pemkab Segera Tangani Lereng Rawan Longsor di Tanjung Harapan

Wahyudi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Menurutnya, hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang dapat menyebabkan pohon tumbang maupun gangguan lainnya yang membahayakan pengguna jalan.

“Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat berkendara ketika hujan deras dan angin kencang. Hindari berteduh di bawah pohon besar yang berpotensi tumbang,” ujarnya.

Baca Juga :  Deteksi Narkoba, Lapas Nunukan Sidak Blok Hunian

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga sekitar yang mungkin terganggu oleh suara bising mesin pemotong selama proses evakuasi berlangsung.

“Kami memohon maaf kepada masyarakat yang sedang beristirahat karena suara chainsaw cukup bising. Namun tindakan tersebut harus dilakukan agar pohon yang menutup jalan dapat segera dievakuasi dan tidak membahayakan pengguna jalan,” tutupnya. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *