PMI Deportasi dari Tawau Jatuh Sakit Saat Pemulangan, Alami Pembengkakan Perut dan Demam

benuanta.co.id, NUNUKAN – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) deportasi dari Tawau, Malaysia, dilaporkan mengalami gangguan kesehatan saat menjalani proses pemulangan ke Indonesia, Senin (11/5/2026). PMI tersebut diketahui bernama Nurdaya binti Abdullah (23), perempuan asal Flores.

Kondisi Nurdaya mulai menurun sejak malam hari. Ia mengeluhkan rasa nyeri hebat pada bagian perut yang disertai pembengkakan. Selain itu, korban juga mengalami demam dan tekanan darah rendah sehingga kondisinya tampak semakin lemah saat tiba bersama rombongan deportasi.

Informasi yang diterima menyebutkan, Nurdaya belum sempat makan sejak pagi hari. Hal itu diduga turut memengaruhi kondisi fisiknya yang terus melemah selama proses perjalanan pemulangan berlangsung.

Besse Febiyanti, staf PMI Kabupaten Nunukan, mengatakan kondisi Nurdaya menjadi perhatian petugas karena korban terlihat kesakitan dan membutuhkan penanganan medis segera.

“Korban mengalami pembengkakan pada bagian perut, demam, dan tekanan darah rendah. Selain itu, kondisinya juga lemas karena belum makan sejak pagi,” ujarnya.

Menurut Besse, pemeriksaan kesehatan dan pemantauan medis sangat penting dilakukan untuk memastikan kondisi korban tidak semakin memburuk selama proses deportasi hingga tiba di daerah tujuan.

Petugas pun berupaya memberikan pendampingan serta penanganan awal agar Nurdaya segera mendapatkan pertolongan yang tepat. Kondisi PMI deportasi yang mengalami gangguan kesehatan kerap menjadi perhatian karena sebagian besar dari mereka tiba dalam keadaan kelelahan setelah menjalani perjalanan panjang dengan keterbatasan fasilitas.

Kasus yang dialami Nurdaya kembali menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kondisi kesehatan para pekerja migran Indonesia yang dipulangkan dari luar negeri. Pemeriksaan kesehatan secara cepat, pendampingan, serta akses layanan medis dinilai sangat diperlukan guna memastikan para PMI tetap mendapatkan perlindungan selama proses pemulangan berlangsung. (*)

Reporter: Soni Irnada

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *