Sempat Hilang di Kawasan Air Terjun Binusan, Dua Pelajar Ditemukan Selamat di Tengah Hutan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan, petugas wisata, dan warga berhasil menemukan dua remaja perempuan yang dilaporkan tersesat di kawasan hutan sekitar objek wisata Air Terjun Binusan, Desa Binusan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Minggu sore.

Laporan mengenai kejadian tersebut diterima sekitar pukul 16.00 WITA melalui call center darurat. Informasi awal menyebutkan dua remaja perempuan diduga tersesat saat berada di kawasan wisata Air Terjun Binusan. Mendapat laporan itu, personel BPBD Nunukan langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pencarian.

Baca Juga :  Balap Liar di Jalan TVRI Nunukan Dibubarkan Polisi, Masyarakat Harap Patroli Rutin di Titik-titik Rawan

Kedua korban diketahui berinisial ADZ R.D (16), warga Sei Sembilan, dan ZK (17), seorang pelajar dari Pesantren Guru Domang. Tim gabungan kemudian melakukan koordinasi dengan petugas wisata setempat sebelum menyusuri jalur hutan di sekitar lokasi air terjun.

Setelah hampir satu setengah jam melakukan penyisiran, kedua korban akhirnya berhasil ditemukan sekitar pukul 17.30 WITA atau sekitar tiga kilometer dari area utama wisata Air Terjun Binusan. Keduanya ditemukan dalam kondisi selamat dan langsung dievakuasi ke lokasi aman guna mendapatkan penanganan awal.

Baca Juga :  Tim Staf Ahli Panglima TNI Kunjungi Sebatik, Siapkan Kajian Penguatan Kawasan Perbatasan

Dalam proses pencarian, tim menggunakan satu unit kendaraan operasional, peralatan komunikasi lapangan, serta perlengkapan pendukung seperti parang untuk membuka jalur di kawasan hutan. Cuaca saat operasi berlangsung dilaporkan cerah sehingga membantu proses pencarian di lapangan.

Operasi tersebut melibatkan dua personel BPBD yang turun langsung melakukan pencarian dan dua personel lainnya bersiaga di titik kumpul. Dari pihak pengelola wisata, dua petugas ikut menyisir area hutan, sementara lima orang lainnya bersama warga berjaga di lokasi evakuasi.

Baca Juga :  Rakerda KORMI Nunukan 2026, Fokus ke Rumuskan Program Olahraga Masyarakat

Komandan tim lapangan, Erwin, mengatakan respons cepat dan koordinasi antarpetugas menjadi kunci keberhasilan dalam menemukan kedua remaja tersebut.

“Begitu menerima laporan, personel langsung bergerak menuju lokasi dan melakukan penyisiran bersama petugas wisata serta warga. Alhamdulillah kedua korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Kami juga mengimbau kepada masyarakat dan pengunjung agar lebih berhati-hati saat memasuki kawasan hutan maupun wisata alam,” ujarnya. (*)

Reporter: Soni Irnada

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *