Lebih dari 5 Ton Logistik Tiba di Krayan Selatan, BPBD Salurkan Bantuan untuk 460 KK Terdampak 

benuanta.co.id, NUNUKAN – Penanganan darurat bencana di Kecamatan Krayan Selatan terus dilakukan. Lebih dari 5 ton bantuan logistik dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pemerintah Kabupaten Nunukan telah tiba di Long Layu dan mulai dipersiapkan untuk disalurkan kepada warga terdampak.

Seluruh bantuan tersebut diangkut menggunakan pesawat Smart Aviation jenis Pilatus dari Bandara RA Bessing, Malinau, menuju Bandara Long Layu. Pengiriman dilakukan melalui delapan kali penerbangan hingga seluruh logistik berhasil dibawa ke wilayah terdampak pada Jumat (7/8/2026) lalu.

Setibanya di Long Layu, bantuan langsung ditempatkan di Pos Lapangan Tanggap Darurat Krayan Selatan. Petugas kemudian melakukan penyortiran dan pengemasan agar bantuan dapat disesuaikan dengan kebutuhan warga penerima.

Baca Juga :  Pria Asal NTT Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos Sebatik Barat

Kasubbid Penyelamatan BPBD Kabupaten Nunukan, Hasanuddin, menyebut seluruh bantuan yang dikirim dari Nunukan maupun BNPB sudah berada di lokasi. “Bantuan yang kita kirim totalnya lebih dari 5 ton dan seluruhnya sudah sampai di Pos Lapangan Tanggap Darurat Krayan Selatan,” kata Hasanuddin.

BPBD mencatat terdapat 460 kepala keluarga (KK) yang menjadi sasaran penerima bantuan.  Penyaluran dilakukan dengan mempertimbangkan jumlah bantuan serta kebutuhan masing-masing keluarga terdampak.Hasanuddin mengatakan proses penyortiran menjadi tahapan awal sebelum bantuan dibagikan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Kibarkan Semangat Nasionalisme dari Perbatasan, Bendera Merah Putih 81 Meter Dibentangkan di Sebatik

“Setelah ini bantuan disortir dan dikemas, kemudian kita distribusikan kepada 460 KK yang terdampak sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Untuk mendukung penanganan di lapangan, BPBD Nunukan mengerahkan lima personel ke Pos Lapangan Tanggap Darurat Krayan Selatan. Mereka turut dibantu dua personel dari Pos BPBD Kecamatan Krayan Selatan.

Di tengah proses distribusi bantuan, pemerintah juga menyiapkan penanganan terhadap akses jalan yang menghubungkan Krayan Barat dan Krayan Selatan. Jalur tersebut mengalami kerusakan cukup berat sehingga menjadi salah satu perhatian dalam penanganan darurat. Saat ini, BPBD masih mempersiapkan peralatan dan material yang dibutuhkan untuk pekerjaan fisik. Titik-titik dengan kerusakan paling parah akan menjadi prioritas untuk ditangani.

Baca Juga :  RSUD Nunukan Benahi SDM hingga Tata Kelola Pelayanan

“Peralatan dan material masih kami siapkan. Targetnya, dalam beberapa hari ke depan pekerjaan penanganan jalan sudah bisa mulai dilakukan,” jelasnya.

Menurutnya, pemulihan akses jalan diperlukan untuk menunjang mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar pengiriman bantuan dan kebutuhan pokok ke wilayah terdampak.

“Selain penyaluran bantuan, kami juga mempercepat persiapan pembukaan kembali akses jalan yang mengalami kerusakan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *