Timpas Warga lalu Bakar Rumah, Pelaku Ditembak Polisi saat Mau Kabur Pakai Perahu

NUNUKAN – Kebakaran yang terjadi di Dermaga Pasar Inhutani, RT 10, Kelurahan Nunukan Utara, diawali peristiwa berdarah berupa penimpasan yang dilakukan warga bernama Suda terhadap sejumlah warga. Suda pula yang diduga menjadi penyebab kebakaran dengan membakar rumahnya dan merembet ke puluhan rumah warga lainnya, Ahad 10 Januari 2021 kemarin.

Dalam penimpasan yang dilakukan Suda menggunakan parang panjang, sebanyak 8 orang menjadi korban luka serius. Sehingga harus dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapat pertolongan. Sedangkan pelaku sempat melarikan diri saat itu menggunakan perahu, namun berhasil dilumpuhkan oleh pihak berwajib dengan sebuah tembakan.

Baca Juga :  61 Hotspot Terdeteksi di Kaltara, Level Confidence Masuk Kategori Medium

Salah seorang saksi yang juga menjadi korban kebakaran, Darusman (47) menjelaskan, pelaku pembakaran yang menghanguskan puluhan rumah itu selama ini memang jarang bergaul dengan tetangganya. Sehari-harinya pelaku bekerja sebagai nelayan rumput laut.

“Saya tidak tahu siapa namanya, karena dia jarang berbaur bersama warga. Tapi kalau sehari-hari dia bekerja rumput laut. Pelaku melukai delapan warga termasuk istri dan ibu hamil tetangganya,” kata Darusman, Senin (11/1/2021).

Baca Juga :  BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Tarakan dan Bunyu pada 29-31 Agustus

Informasi yang didapat benuanta.co.id, sebagian warga yang mengenalnya dengan nama panggilan Suda, tinggal ditepi sungai berdampingan dengan Pelabuhan Rakyat Inhutani. Pada saat api melalap permukiman warga, pelaku pun melarikan diri dengan memakai perahu warga yang ditambat di pelabuhan tersebut.

Namun sebelum kabur, pelaku sempat dilumpuhkan dengan tembakan oleh polisi. Hingga akhirnya jatuh ke sungai dan diamankan dan dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan.(*)

Baca Juga :  Bikin Warga Resah, ODGJ di Jalan Ujang Dewa Diamankan Satpol PP Nunukan

Reporter: Damawan
Editor : M. Yanudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *