Gubernur Zainal Perjuangkan Fasilitas Pengemasan Produk UMKM Kaltara ke Pemerintah Pusat

benuanta.co.id, TARAKAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong peningkatan nilai jual produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui perbaikan kemasan atau packaging.

Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang mengatakan, salah satu persoalan yang masih dihadapi pelaku UMKM di Kaltara adalah keterbatasan fasilitas packaging. Ironisnya, produk UMKM yang dihasilkan di Kaltara justru harus dibawa keluar daerah untuk mendapatkan kemasan sebelum kembali dipasarkan.

Baca Juga :  Nilai Aset Pemprov Kaltara Meningkat, Pengelolaan Diminta Makin Tertib

“Kita tahu dari UMKM di sini semua barang dibawa keluar (daerah), di-packaging di luar semua, baru kirim balik lagi ke sini,” ungkapnya, Selasa (8/9/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah karena packaging tidak hanya berkaitan dengan tampilan produk, tetapi juga dapat meningkatkan nilai jual dan daya saing produk UMKM. Oleh karena itu, Pemprov Kaltara telah mengusulkan bantuan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan dan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Baca Juga :  Minta Tambahan Kuota hingga Punya Storage BBM di Daerah

Bantuan yang diharapkan berupa peralatan packaging sehingga pelaku UMKM dapat melakukan proses pengemasan produknya di daerah sendiri.

“Dari packaging yang bagus, dari desain gambar yang menarik, itu saya yakin akan meningkatkan nilai jual daripada hasil UMKM,” ungkapnya.

Gubernur Zainal mengatakan, pemerintah provinsi tidak memiliki anggaran yang cukup untuk memfasilitasi seluruh kebutuhan masyarakat. Ia menegaskan, dukungan pemerintah pusat sangat penting untuk memperkuat kapasitas pelaku UMKM di Kaltara.

Baca Juga :  SPMB hingga Pendidikan Inklusi Jadi Sorotan Pemprov Kaltara

Ia menyebut pemerintah pusat telah memberikan respons positif terhadap usulan tersebut. Saat ini, Pemprov Kaltara masih menunggu realisasi bantuan peralatan packaging. “InsyaAllah akan dibantu. Kita tinggal tunggu saja realisasi,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sunny Celine

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *