Jatim-Kaltara Terikat Kerja Sama Pariwisata, Dispar Mulai Jajaki Malaysia

benuanta.co.id, TARAKAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mengakui hingga saat ini kerja sama pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif secara konkret baru terjalin dengan Jawa Timur (Jatim). Sementara kerja sama lintas negara dengan Malaysia masih berada pada tahap penjajakan.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltara, Dr. Njau Anau mengatakan, kerja sama dengan Jawa Timur menjadi pijakan awal untuk memperluas pasar sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Baca Juga :  Jalan Gajah Mada Rusak dan Tergenang, Akademisi Soroti Drainase hingga Struktur Jalan

“Secara riil ini baru kita dengan Jatim. Dengan yang lain kita juga menjajaki, termasuk dengan pihak Malaysia melalui kolaborasi OPD terkait,” ujarnya, Kamis (10/9/2026).

Menurutnya, penjajakan dengan Malaysia dilakukan melalui forum Sosial Ekonomi Malaysia-Indonesia (SoSek Malindo). Dalam forum itu, Kaltara mempromosikan destinasi wisata, budaya, sekaligus produk ekonomi kreatif.

Kendati demikian, pihaknya belum merinci target waktu maupun bentuk kerja sama yang akan diwujudkan bersama Malaysia. Di sisi lain, Dispar Kaltara juga menyiapkan tindak lanjut perjanjian kerja sama di bidang ekonomi kreatif yang telah disepakati bersama Jatim.

Baca Juga :  Efisiensi Anggaran, Pemprov Kaltara Hanya Tetapkan 10 Program Prioritas 2027

“Kita berharap dalam waktu dekat ada realisasi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sesuai kesepakatan yang sudah dibangun,” ungkapnya.

Kerja sama antardaerah ini diharapkan dapat membuka peluang pemasaran produk ekonomi kreatif dari kabupaten dan kota di Kaltara, meski implementasinya masih menunggu tindak lanjut dari pemerintah pusat maupun mitra kerja sama. (*)

Baca Juga :  Ombudsman RI Kaltara Gelar Pemeriksaan Layanan di Kantor Imigrasi Tarakan

Reporter: Sunny Celine

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *