BULUNGAN – Sebuah bangunan yang tampak terbengkalai di kawasan pasar induk Tanjung Selor, Bulungan, menjadi perhatian masyarakat. Kondisi bangunan yang tidak terawat tersebut menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi pedagang dan pengunjung yang setiap hari beraktivitas di sekitar pasar.
Dari pantauan di lokasi, bangunan tersebut tampak tidak digunakan dan mulai mengalami kerusakan pada beberapa bagian. Kondisinya yang kurang terawat dipenuhi dengan coretan dan tak dibersihkan membuat kawasan di sekitarnya terlihat kumuh dan dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan pengunjung pasar.
Adanya bangunan terbengkalai seperti ini membuat munculnya pertanyaan mengenai pemanfaatan fasilitas di kawasan pasar. Padahal, bangunan tersebut berpotensi digunakan kembali atau dialihfungsikan untuk mendukung kegiatan perdagangan apabila mendapat perbaikan dan pengelolaan yang tepat.
Asari, salah satu pedagang mengatakan bangunan tersebut telah lama tidak digunakan sejak didirikan. “Iya sudah lama tidak di gunakan, memang kosong seperti itu,” ujarnya Senin, (26/10/2026).
Diketahuinya, bangunan tersebut awalnya di fungsikan untuk pemberhentian penumpang halte damri di pasar induk yang ingin menunggu saat masih berbelanja.
“Dulu tempat duduk istirahat saat menunggu damri itu, sekarang sudah tidak lagi, jadi tempatnya sekarang seperti ini tidak digunakan dengan jelas,” katanya.
Asari mengaku, cukup menyayangkan adanya bangunan yang didirikan pemerintah secara kegunaannya tidak matang dan dianggap tidak memperhatikan apa yang paling pentinh bagi pedagang untuk dibangun.
“Saya rasa pemerintah harus lebih memperhatikan lagi saat ingin membangun bangunan atau kalau sudah seperti ini dialihfungsikan untuk pedagang lainnya,”
Ia berharap agar pemerintah segera mengambil tindakan untuk menangani kondisi bangunan itu. Dia menilai, perbaikan dan pemanfaatan kembali bangunan dapat membantu menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertata, bersih, dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli.
“Semoga segera lebih diperhatikan lagi, agar bangunan seperti ini bisa lebih digunakan untuk keperluan lainnya,” pungkasnya. (*)
Reporter: Alvianita
Editor: Ramli








