benuanta.co.id, BULUNGAN – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan komitmennya mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui percepatan pelayanan perizinan dan penguatan sinergi lintas perangkat daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Kepala DPMPTSP Kaltara, Hasriyani, usai mengikuti Rapat Kerja dan Koordinasi Teknis Optimalisasi PAD. Hasriyani mengatakan, dalam rapat tersebut seluruh perangkat daerah melakukan identifikasi terhadap berbagai kendala yang selama ini memengaruhi peningkatan penerimaan daerah, khususnya dari sektor retribusi.
“DPMPTSP siap melanjutkan sinergi dengan perangkat daerah lainnya agar PAD dapat dimaksimalkan. Pada pertemuan ini kami mengidentifikasi berbagai kendala dalam peningkatan retribusi daerah. Fokus kami adalah mendorong percepatan pelayanan perizinan sehingga dapat mendukung proyeksi potensi PAD,” ujarnya, Jumat (3/7/2026).
Menurutnya, kemandirian fiskal Kaltara sebagai provinsi termuda saat ini masih menghadapi tantangan. Berdasarkan data yang dipaparkan dalam rapat, penerimaan dari sektor retribusi menunjukkan tren penurunan sehingga diperlukan langkah yang lebih cepat dan inovatif dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
“Semua perangkat daerah didorong untuk bergerak lebih cepat, lebih taktis, dan menghadirkan inovasi agar potensi PAD dapat terus ditingkatkan,” katanya.
Sebagai salah satu langkah strategis, DPMPTSP akan memperkuat integrasi layanan perizinan dengan sistem pembayaran pajak dan retribusi daerah. Selain itu, penyederhanaan regulasi perizinan berusaha berbasis risiko juga akan terus dilakukan untuk mempermudah masyarakat dan pelaku usaha memperoleh legalitas usaha.
Hasriyani berharap berbagai upaya tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan investasi, memperluas kepatuhan pelaku usaha, dan pada akhirnya memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap PAD Kaltara. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Endah Agustina







