Bulog Siapkan 2 Ton Beras SPHP dan Stok Pangan Murah Sambut Kedatangan Menteri di Tarakan

benuanta.co.id, TARAKAN – Menyambut kedatangan Menteri yang dijadwalkan hadir di Tarakan, Perum Bulog Wilayah Kaltim-Kaltara menyiapkan Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan menghadirkan kebutuhan pokok untuk masyarakat. Kegiatan ini dipusatkan di lokasi acara, lengkap dengan stand penjualan beras SPHP, minyak goreng, dan gula pasir.

Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kaltim-Kaltara, Musazdin Said mengatakan, pihaknya telah menyiapkan stok yang cukup untuk menyukseskan kegiatan tersebut. “Untuk beras SPHP yang kami siapkan sekitar dua ton. Selain di lokasi acara, penyaluran juga dilakukan melalui kios-kios pasar di Tarakan,” ungkapnya, Senin (29/9/2025).

Selain beras, Bulog juga menyediakan komoditas lain yang banyak dibutuhkan masyarakat. Untuk minyak goreng, stok yang disiapkan mencapai 1.179 liter. Ia menyebut jumlah ini masih bisa ditambah sewaktu-waktu, menyesuaikan dengan animo masyarakat di lapangan.

Baca Juga :  Tujuh Siswa Angkatan Perdana SMA Unggul Garuda Mulai Belajar pada 16 Juli

Tak hanya itu, gula pasir pun masuk dalam daftar kebutuhan pokok yang disediakan. Menurutnya, sekitar dua ton gula telah dipersiapkan untuk dijual kepada masyarakat selama kegiatan berlangsung.

“Kami juga bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan agar suplai tetap terjaga,” tambahnya.

Terkait harga, Musazdin memastika,  seluruh komoditas dijual dengan harga terjangkau. Beras SPHP dibandrol seharga Rp60 ribu per 5 kilogram, minyak goreng Rp14 ribu per liter, dan gula pasir Rp16 ribu per kilogram. Harga tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok.

Baca Juga :  Grand Final Piala Gubernur Kaltara Pertemukan SMAN 1 Nunukan Selatan vs SMAN 4 Tarakan

Selain stand utama, distribusi SPHP di pasar juga dilakukan agar masyarakat lebih mudah memperoleh pangan murah. “Kami ingin masyarakat tidak hanya di lokasi acara saja yang bisa menikmati, tetapi juga yang berbelanja di pasar,” ujarnya.

Sementara itu, jadwal kunjungan Menteri ke stand pangan murah sempat mengalami penyesuaian. Dirinya menyebut ada kemungkinan kunjungan dilakukan setelah rangkaian acara utama selesai. (*)

Baca Juga :  Ombudsman Kaltara Dorong Solusi Jangka Panjang Atasi Krisis Dokter Spesialis

Reporter: Sunny Celine

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *