Hari Raya Galungan dan Kuningan Jadi Momen Penyucian Diri Umat Hindu 

benuanta.co.id, BULUNGAN – Perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan yang dilaksanakan oleh umat Hindu di Kabupaten Bulungan berjalan khitmad. Perayaan tersebut ditandai dengan umat Hindu yang sembahyang di Pura Agung Jagat Benuanta Tanjung Selor di Jalan Agathis.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Ida Bagus K. Sidharahardja mengatakan, perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan berlangsung sejak tanggal 23 April dan 3 Mei 2025.

“Perayaan Galungan dan Kuningan menjadi momentum untuk menyucikan diri dan lingkungan kita,” ucap Ida Bagus Sidharaharja.

Baca Juga :  Ekonomi Kaltara Tumbuh 4,96 Persen di Triwulan II 2026, PDRB Tembus Rp42,47 Triliun

Pria yang menjabat Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bulungan ini menjelaskan, perayaan Galungan dan Kuningan dilakukan melalui rangkaian upacara dan persembahyangan di dalam pura satu-satunya di Ibukota Provinsi Kaltara.

“Jadi, umat Hindu diajak untuk membersihkan diri secara lahir dan batin, serta turut menjaga kesucian alam sekitar sebagai wujud bakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa,” tuturnya.

Baca Juga :  ESI Kaltara Dorong Lahirnya Tim Esports Daerah

Ia melanjutkan, dengan perayaan keagamaan ini PHDI meminta agar umat Hindu di Provinsi Kaltara pada umumnya dan Kabupaten Bulungan secara khusus untuk menegakkan Dharma yaitu kebenaran dan kebaikan dan menjauhi Adharma yang berarti ketidakbenaran dan kejahatan.

“Umat Hindu diharapkan dapat terus meneguhkan nilai-nilai Dharma dalam setiap aspek kehidupan. Kita juga minta jalin kebersamaan dan gotong royong,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  Sambut HUT ke-14 Kaltara, TP PKK Gandeng Masyarakat Gelar Lomba Tenis

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *