DPUPR Kaltara Pastikan Ruangan Sidang Gedung DPRD Dapat Digunakan

benuanta.co.id, BULUNGAN – Pengerjaan bangunan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), khususnya ruangan sidang dipercepat. Pasalnya ruangan sidang tersebut akan digunakan untuk rapat paripurna istimewa hari jadi Provinsi Kaltara pada 25 Oktober 2023 mendatang.

Terlebih waktu yang begitu mepet, Pemprov Kaltara upayakan sisa waktu yang ada digunakan untuk segera menyelesaikan pekerjaan yang ada.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPR Perkim) Provinsi Kaltara, Helmi menjelaskan jika pihaknya terus mendorong kontraktor pelaksana untuk menyelesaikan tugasnya.

Baca Juga :  Kasus Kekerasan Seksual di Kaltara Ancaman Serius, SSK LPSK RI Dorong Penguatan Perlindungan Korban

“Untuk gedung DPRD ini kita masih berusaha ya, kita fokus di ruangan rapat serbaguna nanti yang akan dipakai sidang paripurna,” ujar Helmi kepada benuanta.co.id, Rabu, 27 September 2023.

Terkait material yang akan digunakan hingga akhir pekerjaan telah siap dan tersedia di lokasi, di mana target penyelesaian pembangunan rampung di Desember 2023.

Baca Juga :  12 Pelajar Kaltara Lolos Seleksi SMA Unggul Garuda, Sekprov: Sangat Ketat dan Kompetitif

“Kemarin kendala kita itu di atapnya karena hujan terus sehingga agak terlambat, tapi ini sudah ada orangnya mereka sedang melaksanakan pemasangan plafon,” jelasnya.

Kata dia, selesai pemasangan plafon maka dilanjutkan pekerjaan di dalamnya. Dirinya berharap di waktu sisa beberapa hari lagi masuk bulan Oktober dapat digunakan bersidang.

“Sisa waktu ini Insya Allah bisa selesai untuk ruangan sidang. Ini termasuk pemasangan mbelernya, itu sudah dalam perjalanan dan minggu-minggu ini sudah datang,” bebernya.

Baca Juga :  Kemenag Kaltara Catat 2.281 Hewan Kurban pada Iduladha 1447 Hijriah

Begitu juga dengan sound system yang akan digunakan juga telah ada dan akan segera dipasang. Terkait instalasi listrik, dia katakan telah ada.

“Untuk tukang kita ada penambahan, terutama tukang untuk pasang atap ada 10 orang,” pungkasnya.(*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *