Pengawasan Produksi, DPKP Kaltara Harap Pengusaha Punya Sertifikat NKF

benuanta.co.id, TARAKAN – Budidaya sarang burung walet di Provinsi Kalimantan Utara setiap hari makin berkembang hingga menghasilkan ekonomi menjanjikan. Namun untuk memastikan produk yang dihasilkan berkualitas dan mencegah terjadi penjualan ilegal ke luar kota.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Utara drh. Muhammad Rais Kahar mengatakan pengusaha sarang burung walet harus punya sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKF).

“Salah satu upaya kita, seluruh rumah burung walet harus memiliki sertifikat NKF. Itu salah satu titik awal kita untuk mengidentifikasi mendata sehingga kita bisa menelusuri atau tracebility,” tuturnya Sabtu (10/12/2022).

Sehingga produk-produk yang keluar dari salah satu titik rumah burung walet (RBW) kemanapun, pihaknya menegaskan itu bisa ditelusuri.

“Asalnya dari mana, karena nanti dari NKF itu nanti akan kelihatan ini milik siapa, berasal dari jalan mana, nomor berapa rumahnya,” bebernya.

Dengan harapan pengusaha RBW setelah memiliki sertifikat NKF, pihak petugas Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Utara untuk memudahkan mendata.

“Mendata pemilik terus bisa kita telusuri produk kemana perginya. Nah selama ini sarang burung walet yang ada di Tarakan hanya di ketahui dari Tarakan, padahal ada yang dari KTT, Nunukan, kumpul disini sehingga diakui produk Tarakan,” jelasnya.

Maka tujuan ada kepemilikan sertifikat NKF, kata drh Muhammad Rais Kahar produk RBW misal dari Kabupaten Nunukan bisa terbaca DPKP Kaltara.

“Oh ini produk dari Nunukan terbaca melalui sertifikat NKF bisa kita hitung berapa ton dari Nunukan, berapa ton dari KTT masuk Tarakan bisa kita pisahkan. Kan selama ini tidak keliatan hanya tahunya masuk Tarakan itu milik Tarakan nah akan kita ubah sistem tersebut,” ungkapnya.

Menurutnya dengan sertifikat NKF, kata drh Muhammad Rais Kahar produk RBW dari KTT dan sebagainya memudahkan promosi.

“Dengan sudah punya sertifikat NKF dia sudah punya branding. Oh ini NKF KTT ini NKF Nunukan,” pungkasnya.(*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *