Upaya Tingkatkan PAD, Perluas Jaringan Pembayaran di Bank Jadi Solusi

benuanta.co.id, TARAKAN – Sekretaris Daerah (Sekda) Tarakan Hamid Amren mengatakan Pemkot sedang berusaha meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dengan memperluas mitra kerja pembayaran digital melalui bank.

“Memperluas kanal pembayaran, kalau dulu kanal pembayaran pajak retribusi daerah itu hanya Bankaltimtara dan Bank BRI, tapi sekarang oleh pak walikota melalui memperluas kerja sama dengan semua bank di Tarakan,” kata Hamid Amren kepada benuanta.co.id, Jumat (14/10/2022).

Adapun Hamid Amren menyebutkan Pemkot Tarakan sudah bekerja sama pembayaran digital dengan Bank Mandiri, BNI, BTN, BSI, BCA dan Kantor Pos.

Baca Juga :  Inflasi Kabupaten Nunukan Juni 2026 Capai 2,08 Persen, Kelompok Makanan Jadi Penyumbang Terbesar

“Tetapi RKUD atau rekening kas umum daerah tetap di Bankaltimtara sehingga pada hari jumat yang lalu setelah ditandatangani perjanjian kerja sama antara Walikota Tarakan dengan Bankaltimtara untuk bagaimana peran Bankaltimtara ditunjuk sebagai Biller aggregator,” ungkapnya.

Sedangkan biller aggregator pihaknya menjelaskan itu adalah penyedia solusi pembayaran elektronik untuk perusahaan yang menyediakan pembayaran tagihan produk digital.

“Biller aggregator itu semacam koordinator bank mitra dengan Bankaltimtara, misalnya masyarakat A mau bayar PBB atau pajak retribusi itu bisa bayar dimana saja, bisa melewati ATM, bisa melalui kantor kas, bisa dengan gopay bisa dengan alat pembayaran kemudian bisa masuk ke pembayaran masing-masing yakni bisa melalui bank mandiri, bri,” jelasnya.

Baca Juga :  Jumlah Kendaraan di Tarakan Capai 214 Ribu Unit, Samsat Genjot Kepatuhan Wajib Pajak

Namun ia menegaskan seluruh proses uang pembayaran seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) atau retribusi harus masuk di kas umum daerah.

“Rekening kas umum daerah sesuai ketentuan dipegang bank daerah bank Kaltimtara maka bank Kaltimtara berfungsi sebagai Biller aggregator dialah Bankaltimtara yang menindaklanjuti kerja sama dengan bank lainnya, itu bisa masuk ke kas umum daerah,” tuturnya.

Baca Juga :  Dua Alat CT Scan di Tarakan Rusak, Belasan Pasien Terdampak per Harinya

Sebagai informasi, beberapa hari lalu ia rapat bersama seluruh kepala OPD terkait untuk mengoperasikan Elektronik Pembayaran Penerimaan Pemerintah Daerah (EPPD).

“Sehingga ini mudah-mudahan dengan seperti demikian bisa memudahkan masyarakat membayar pajak retribusi daerah dengan menerapkan teknologi itu bagian dari smart city ya kita harap PAD bisa meningkat,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *