Antisipasi Blank Spot, DPRD Kaltara Dorong SPMB Hybrid

benuanta.co.id, BULUNGAN– Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara) menghadiri sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) atau PPDB jenjang SMA, SMK, dan SLB Tahun Ajaran 2026/2027, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Ketua Komisi IV, Syamsuddin Arfah. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi antara sistem pendaftaran berbasis digital dengan kesiapan infrastruktur sekolah di lapangan.

Menurutnya, langkah ini krusial agar proses penerimaan siswa baru tidak hanya berjalan transparan dan modern, tetapi juga tetap inklusif, terutama bagi wilayah di Kaltara yang masih menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan akses.

“Digitalisasi penting, tapi jangan sampai mengabaikan kondisi riil di lapangan. Semua calon siswa harus punya kesempatan yang sama,” ujarnya.

Dalam aspek teknis, DPRD meminta Dinas Pendidikan untuk mengantisipasi berbagai kendala, khususnya keterbatasan jaringan internet di sejumlah daerah.

Sebagai solusi, SPMB tahun ajaran 2026/2027 akan menerapkan sistem hybrid, yakni kombinasi pendaftaran online dan offline.

“Sistem ini dirancang agar server tetap optimal, sekaligus memberikan akses bagi daerah blank spot. Jangan sampai ada calon siswa yang dirugikan hanya karena kendala jaringan,” tegasnya.

Selain itu, proses seleksi juga akan mempertimbangkan nilai rapor semester 1 hingga 5, di samping jalur zonasi dan jalur lainnya yang telah ditetapkan pemerintah.

Di sisi lain, dia juga menyoroti sejumlah persoalan mendasar yang masih dihadapi sekolah, mulai dari akses jalan hingga status lahan.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah kondisi akses menuju SMA Negeri 5 Tarakan yang dinilai perlu segera diperbaiki. DPRD pun mendorong koordinasi dengan dinas terkait agar pembangunan infrastruktur tersebut masuk dalam skala prioritas.

“Kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait agar akses jalan ini menjadi prioritas. Walaupun kondisi keuangan daerah tahun 2026 cukup menantang, perencanaan tetap harus terintegrasi,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *