Perkuat JKN, Dinkes Kaltara Ajak Perusahaan Berkontribusi lewat CSR

benuanta.co.id, BULUNGAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperkuat upaya perluasan perlindungan kesehatan bagi masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Salah satu langkah yang didorong adalah pelibatan perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membantu pembiayaan kepesertaan JKN bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Kepala Dinas Kesehatan Kaltara Usman, mengatakan dukungan berbagai pihak, termasuk dunia usaha, diperlukan untuk memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang merata dan berkelanjutan.

“Pak Gubernur memberikan perhatian besar terhadap keberlangsungan Program JKN di Kaltara. Salah satu yang didorong adalah bagaimana perusahaan dapat berpartisipasi melalui program CSR untuk membantu masyarakat di sekitar perusahaan agar menjadi peserta JKN,” ujarrnya, Rabu (10/6/2026).

Baca Juga :  Dinkes Kaltara Libatkan Kader Desa untuk Tingkatkan Literasi Kesehatan

Menurut Usman, skema tersebut dinilai dapat menjadi solusi untuk meningkatkan perlindungan kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, BPJS Kesehatan, dan sektor swasta.

Ia menjelaskan, saat ini capaian kepesertaan JKN di Kaltara sudah berada di atas 100 persen jika dibandingkan dengan data penduduk semester II tahun 2025. Selain itu, tingkat keaktifan peserta juga telah mencapai hampir 85 persen atau melampaui target nasional.

Baca Juga :  Dinkes Kaltara Libatkan Kader Desa untuk Tingkatkan Literasi Kesehatan

“Capaian ini tentu harus dipertahankan. Karena itu diperlukan kolaborasi yang lebih luas agar masyarakat yang belum aktif atau belum terjangkau dapat kembali memperoleh perlindungan kesehatan,” ujarnya.

Usman menambahkan, dalam pertemuan tersebut juga dibahas berbagai upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi peserta JKN. Mulai dari penguatan koordinasi dengan fasilitas kesehatan, optimalisasi data kepesertaan, hingga peningkatan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Dinkes Kaltara Libatkan Kader Desa untuk Tingkatkan Literasi Kesehatan

“Bukan hanya soal jumlah peserta, tetapi juga bagaimana kualitas layanan yang diterima masyarakat terus meningkat. Ini menjadi perhatian bersama antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan,” pungkasnya. (*)a

Reporter: Ike Julianti

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *