benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Perubahan cuaca ekstrem yang terjadi saat musim pancaroba tentu membawa dampak khususnya pada kondisi kesehatan masyarakat. Salah satu penyakit yang paling sering muncul adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan, Imam Sujono, menyebutkan ISPA merupakan penyakit yang umum terjadi setiap kali memasuki masa peralihan musim.
“Memang untuk perubahan cuaca pancaroba, penyakit yang biasanya akan dialami ialah ISPA,” kata Iman, Selesa (14/4/2026).
Menurutnya, ISPA secara konsisten masuk dalam daftar sepuluh besar penyakit di Bulungan, meskipun bukan yang paling dominan.
“ISPA itu penyakit yang masuk di sepuluh besar. Walaupun tidak tertinggi, dia tetap ada di sepuluh besar,” ujarnya.
Data Dinas Kesehatan menunjukkan, jumlah kasus ISPA pada triwulan pertama 2026 mengalami penurunan. Pada Januari tercatat 3.718 kasus, kemudian turun menjadi 2.650 kasus pada Februari, dan kembali menurun menjadi 2.052 kasus pada Maret.
Meski tren menurun, masyarakat diminta tidak lengah. Pencegahan tetap perlu dilakukan, terutama dengan menjaga kesehatan dan menggunakan masker saat beraktivitas.
“Kalau bisa pakai masker ya, karena ISPA ini penularannya lewat udara, lewat droplet,” imbaunya.
Ia juga menyoroti tingginya potensi penyebaran ISPA di lingkungan sekolah. Anak-anak dinilai menjadi kelompok yang rentan tertular karena aktivitas yang padat dan interaksi yang tinggi.
“ISPA ini paling cepat menyebar di lingkungan sekolah, baik anak prasekolah maupun yang sudah sekolah,” jelasnya.
Untuk itu, ia mengimbau agar siswa yang mengalami gejala seperti batuk dan pilek untuk sementara beristirahat di rumah guna mencegah penularan lebih luas.
“Kalau ada yang sudah cukup parah batuk pilek, sebaiknya istirahat saja di rumah. Kalau gejalanya berat, segera ke fasilitas kesehatan,” tegasnya.
Ia menambahkan, gejala ISPA umumnya ditandai dengan demam, sakit kepala, hidung berair, dan batuk, yang kerap dianggap sebagai flu biasa.
“Gejalanya seperti flu, mulai dari demam, sakit kepala, hidung meleleh, dan batuk. Memang ISPA itu di dalamnya ada flu dan batuk,” pungkasnya. (*)
Reporter: Alvianita
Editor: Ramli







