Diduga Diterkam Buaya saat Memancing, Warga Binai Ditemukan Meninggal di Parit

benuanta.co.id, BULUNGAN — Seorang warga Desa Binai, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, ditemukan meninggal dunia di Parit Bondir milik PT Prima Bahagia Permai, Senin (25/5/2026) pagi.

Korban diduga diterkam buaya saat memancing di lokasi tersebut.

Kapolresta Bulungan melalui Kasi Humas, Hadi Purnomo mengatakan, penemuan jasad korban bermula dari laporan pihak keamanan perusahaan kepada personel Polsek Tanjung Palas Timur sekitar pukul 08.00 Wita.

“Personel Polsek Tanjung Palas Timur langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan adanya penemuan mayat di Parit Bondir PT Prima Bahagia Permai, Desa Binai,” ujar Hadi.

Korban diketahui berinisial H (51) seorang petani yang tinggal di Desa Binai. Berdasarkan keterangan keluarga, korban terakhir terlihat pada Sabtu (23/5/ 2026) sore, saat membeli air minum sebelum berpamitan pulang ke rumah.

Namun hingga malam hari korban tidak kembali. Rekannya kemudian menemukan sepeda motor milik korban terparkir di kawasan Bondir perusahaan, tetapi korban tidak berada di lokasi. Pencarian dilakukan beberapa kali hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 Wita di parit kawasan perusahaan.

“Dari hasil keterangan saksi dan kondisi di lapangan, korban diduga sedang memancing di sekitar parit yang terhubung hingga ke wilayah pesisir dan masih dipengaruhi pasang surut air laut,” jelas Hadi.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Supra X 125 dan sebuah joran pancing yang terbuat dari pelepah kelapa sawit.

Pihak keluarga meyakini korban meninggal akibat diterkam buaya saat memancing sehingga menolak dilakukan visum maupun autopsi. Kepolisian kemudian membuat berita acara penolakan autopsi dan menyerahkan jenazah kepada keluarga untuk dimakamkan di Desa Binai pada hari yang sama.

“Sampai saat ini situasi dalam keadaan aman dan kondusif. Polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi terkait kejadian tersebut,” tutupnya. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *