Sekatak Dapat Jatah 22 Rumah Rehab, DPRKPP Bulungan Minta Harus Perhatikan Dukungan Stunting

benuanta.co.id, BULUNGAN – Setelah sukses menyelesaikan pekerjaan rehab rumah warga yang merupakan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tahun 2024.

Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Kabupaten Bulungan kembali mengusulkan ke pusat agar wilayah yang warganya masih membutuhkan rehab rumah diberikan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

“Untuk tahun 2025 ini kita belum dapat informasi lagi, tapi kita sudah mengalokasikan hanya saja tidak banyak sekitar 22 unit saja,” ucap Kepala DPRKPP Bulungan, Adriani kepada benuanta.co.id, Ahad 9 Februari 2025.

Baca Juga :  Hujan Deras dan Angin Kencang Robohkan Atap Pasar Induk di Tanjung Selor

Jika tahun lalu, lokasi pendistribusian bantuan di Kecamatan Tanjung Palas dan Tanjung Palas Tengah. Maka di tahun 2025 ini, kecamatan terujung yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Tana Tidung (KTT) mendapatkan jatah rehab rumah.

“Kita tujukan untuk Sekatak, syaratnya itu harus satu hamparan,” tuturnya.

Disinggung soal rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Bulungan tersisa berapa banyak, Adriani menyebutkan masih banyak hingga data yang masuk ada ribuan.

Baca Juga :  Idris Masih Setia jadi Ojek Pangkalan di Tengah Maraknya Transportasi Online

Kita data RTLH di Kabupaten Bulungan mencapai 5 ribu rumah. Itu dipersyaratkan untuk rehab itu bagian atas, lantai dan dinding,” ujarnya.

Kedepannya, tidak hanya merehab rumah saja. Tapi para penerima bantuan juga harus mempertimbangkannya dengan tempat buang air besar (BAB) nya.

“Kita mau inovasikan terkait dukungan stunting, karena permasalahan stunting itukan ada di WC. Kedepannya tidak ada lagi nanti BAB di jamban,” tutupnya. (*)

Baca Juga :  Angin Kencang Robohkan Pasar Dayak di Tanjung Selor, Pedagang Tunda Berjualan

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *