Terpilih Secara Aklamasi, Robinson Usat Nahkodai LPADKT-KU Tarakan

Tarakan808 views

benuanta.co.id, TARAKAN – Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan Timur – Kalimantan Utara (LPADKT-KU) menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Kota Tarakan. Muscab pertama yang sempat tertunda akibat Covid-19 itu digelar di Gedung Serba Guna Pemkot Tarakan pada Sabtu, 11 Desember 2021.

Robinson Usat terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPC LPADKT-KU Tarakan menggantikan ketua sebelumnya Markus Petrus.

“Program khusus kita sementara pembenahan dulu di internal organisasi. Kedua silaturahmi sama tokoh masyarakat, dan pemerintahan di Tarakan,” ujar Robinson saat ditemui benuanta.co.id pada Sabtu, 11 Desember 2021.

Baca Juga :  Imbas Batu Bara Terbakar, Jalan Amal Lama Ditutup Sementara

Sebagai Organisasi Masyarakat (ormas) pemuda, ia juga menggaungkan akan terus berkoordinasi untuk membantu pengamanan Kota Tarakan dan Kaltara bersama unsur TNI-Polri.

“Itu tentu yang utama kita (LPADKT-KU Tarakan) dengan TNI-Polri saling bersinergi, saling koordinasi untuk mengamankan Kota Tarakan khususnya pada umumnya Kaltara,” terangnya.

Ke depan ia akan mendirikan ranting-ranting anggota untuk memperkuat ormas dan anggota yang selalu siap dalam mengamankan wilayah Tarakan. Menurut pedoman organisasi  LPADKT-KU syarat anggota utama ialah pemuda dengan keturunan Dayak. Namun, seiring berjalannya waktu LPADKT-KU dapat merekrut anggota di luar keturunan Dayak dengan syarat tertentu.

Baca Juga :  PELNI Tarakan Belum Terima Bantuan untuk Bantuan Gempa NTT, Akui Sosialisasi Terbatas

“Tidak Dayak atau di luar (suku Dayak) tidak papa, tapi harus mengabdi selama kurang lebih 3 atau empat tahun,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPC LPADKT-KU Demisioner, Markus Petrus berharap agar dengan terpilihnya ketua baru, organisasi ini tetap menjaga marwah dalam menjadi mitra pemerintah.

“Harapan kita hadirnya organisasi ini tetap menjadi mitra pemerintah TNI Polri untuk menjaga ketertiban dan menjaga kerukunan antar umat beragama,” tukasnya.

Baca Juga :  Anak Berjualan di Ruang Publik, Dinsos Tarakan: Status Bansos Belum dapat Dipastikan

Perlu diketahui, ormas ini telah tersebar di seluruh wilayah Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur. Saat ini anggota aktif dari ormas Dayak ini sebanyak 18 ribu anggota.

“Kalau di Kaltara 6 ribu dan Kota Tarakan tahun lalu 300 orang,” kata dia.

Ia berpesan kepada pengurus baru agar tetap berkomitmen dalam pelaksanaan program kerja, seperti terlibat dalam kegiatan sosial.

“Sesuai dengan visi kita, kemudian memberdayakan anak muda kita akan bina di organisasi ini,” tutupnya. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor : Nicky Saputra

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *