Sempat Lost Contact, KM Subur Indah Ditemukan di Pancang Putih

Tarakan1,241 views

benuanta.co.id, TARAKAN – Tim SAR gabungan berhasil menemukan Kapal Motor (KM) Subur Indah yang mengalami Lost Contact di sekitar perairan Pantai Amal pada Senin, 28 November 2021 lalu.

Kepala Basarnas Tarakan, Amiruddin menjelaskan operasi yang dilakukannya selama kurang lebih 3 hari ini telah membuahkan hasil.

Kapal memuat bahan bangunan dan sembako tersebut kini ditemukan pada pukul 09.10 WITA dengan kondisi ABK selamat.

“Kapal KM Subur Indah ditemukan di perairan Pancang Putih dekat Ambalat tepatnya sekitar 25,98 NM Heading 113,90° dari pelabuhan Tunon Taka Nunukan dengan koordinat 3°58’7.98″N118° 3’55.62″E dan 5 orang POB Kapal KM Subur Indah dalam kondisi selamat dan sehat,” ujar Amiruddin pada Rabu, 1 Desember 2021.

Baca Juga :  PELNI Tarakan Belum Terima Bantuan untuk Bantuan Gempa NTT, Akui Sosialisasi Terbatas

Tim SAR gabungan menemukan kapal tersebut alami kerusakan mesin pada bagian Hast propeller sehingga membuat kapal mati mesin dan terombang ambing di perairan.

Selanjutnya pada pukul 10.28 WITA, KM Subur Indah kembali melanjutkan perjalanan ke Sungai Nyamuk Sebatik dengan cara ditarik oleh kapal yang disediakan oleh pemilik kapal.

“Kami mendampingi perjalanan kapal itu untuk memastikan kapal tersebut sampai di Sungai Nyamuk Sebatik dengan selamat,” tambah Amiruddin.

Baca Juga :  Imbas Batu Bara Terbakar, Jalan Amal Lama Ditutup Sementara

Amiruddin menyampaikan bahwa operasi yang dilakukannya bakal segera ditutup pada hari ini.

Dijelaskannya, unsur yang terlibat dalam operasi pencarian dan pertolongan di antaranya tim rescue Kansar Tarakan, Ditpolair Polda Kaltara, Polairud Polres Tarakan, Pos Al Pulau Bunyu dan masyarakat.

“KN SAR Seta kembali ke pelabuhan Malundung Tarakan. Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Kemudian pada pukul 16.00 WITA KN SAR Seta diperkirankan tiba di pelabuhan Malundung Tarakan,” ucapnya. (*)

Baca Juga :  Kebutuhan Biosolar di Tarakan Tembus 29,4 Ribu KL, Kuota Baru 13,1 Ribu KL

 

Reporter: Kristianto Triwibowo

Editor: Matthew Gregori Nusa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *