Menggunakan Tenaga Listrik, Oksigen Konsentrator Diakui Lebih Efisen untuk Pasien

Tarakan182 views

benuanta.co.id, TARAKAN – Rumah Sakit Daerah Umum (RSUD) Kota Tarakan menerima sebanyak 13 oksigen konsentrator dari Puskes TNI pada Senin, 9 Agustus 2021.

Diterangkan Plt Direktur RSUD Tarakan, dr. Franky Sientoro, Sp.A cara kerja oksigen konsentrator ini cukup mudah namun memiliki daya yang lebih rendah dari oksigen tabung.

“Fungsinya sama saja memberi oksigen namun dayanya 10 liter per menit ya ini terus hanya dicolok kelistrik saja nanti sudah bisa digunakan,” tuturnya kepada benuanta.co.id.

Baca Juga :  Kualitas Udara Pantai Amal Menurun Akibat Karhutla, Dinkes Imbau Warga Gunakan Masker

“Nanti begitu mesinnya dicolokan ke listrik terus dia ngambil udara dari luar ini, kalau udara ini kan hanya 21 persen nanti dia saringlah jadi dikonsentrasikan 80 sampai 90 persen,” imbuh dia.

Franky yang juga Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kaltara ini melanjutkan, golongan pasien yang dapat menggunakan oksigen konsentrator merupakan pasien Covid-19 dengan gejala ringan ke sedang.

Baca Juga :  Ruas Jalan Pantai Amal Berpotensi Ambruk Imbas Terbakarnya Batu Bara, BPBD Desak Penanganan Segera

“Jadi satu pasien itu satu oksigen konsentrator kalau (pasien) berat tidak bisalah pakai ini,” ucap dia.

Sebagai informasi, Tak seperti oksigen medis yang disuplai dari unit industri melalui tabung, konsentrator oksigen merupakan perangkat yang dapat dioperasikan di rumah.

Melansir Oxygen Concentrator Store, perangkat ini dapat bekerja dengan menyambungkannya ke stopkontak listrik atau menggunakan baterai. (*)

Baca Juga :  Akses Masuk Mahasiswa UBT Terdampak Titik Panas Batu Bara, Kampus Siapkan Kuliah Daring Jika Kondisi Memburuk

Reporter : Endah Agustina

Editor : Nicky Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *