Peralatan Pemadam Kebakaran Perlu Peremajaan

Tarakan3 views

benuanta.co.id, TARAKAN – Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PMK) Kota Tarakan menilai peremajaan sejumlah peralatan pemadam kebakaran perlu menjadi perhatian untuk mendukung kelancaran penanganan kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat dengan akses yang terbatas.

Kepala Bidang PMK Kota Tarakan, Eko Supriyatnoko, mengungkapkan kondisi sejumlah peralatan yang digunakan petugas membutuhkan peremajaan agar tetap optimal ketika diterjunkan dalam operasi pemadaman.

“Kita membutuhkan peremajaan beberapa alat-alat,” ungkapnya, Rabu (26/8/2026).

Kebutuhan tersebut salah satunya terlihat dari penggunaan selang pemadam saat menangani kebakaran di kawasan Karang Balik, Sabtu (22/8/2026) lalu. Panjang akses menuju titik api membuat petugas harus menggunakan selang secara sambung-menyambung dari sejumlah titik untuk menyalurkan air hingga ke lokasi kebakaran.

Baca Juga :  Balapan Speedboat 40 PK Digelar Besok, Total Hadiah Capai Ratusan Juta!

“Ini kebetulan (kebakaran kemarin) karena jangkauannya panjang, selang-selang yang tidak pernah kita digunakan tetap kita gunakan,” jelasnya.

Dalam operasi tersebut, PMK menggunakan sejumlah gulungan selang dari Mako dan sektor barat. Eko menyebut selang yang digunakan memiliki panjang sekitar 25 meter per gulung, dengan kebutuhan mencapai ratusan meter karena kondisi lokasi yang cukup jauh dari posisi armada.

“Yang dari Mako delapan, dari barat juga kurang lebih enam. Satu selang ini 25 meter,” tuturnya.

Penggunaan peralatan secara intensif dalam penanganan kebakaran menjadi salah satu alasan perlunya peremajaan. Menurut Eko, sarana dan prasarana pemadaman harus dipastikan tetap dalam kondisi layak karena menjadi penunjang utama petugas ketika berhadapan langsung dengan api.

Baca Juga :  Belum Ada Indikasi Unsur Kesengajaan Kebakaran Hutan dan Lahan di Tarakan

“Bagaimana kami bisa menyediakan sarana-prasarana pendukung, karena ini tugas kami di level operasional,” katanya.

Meski demikian, Eko memastikan ketersediaan peralatan pemadaman saat ini masih mencukupi untuk mendukung kegiatan operasional. Persoalan yang lebih menjadi perhatian adalah kondisi peralatan yang membutuhkan pembaruan secara berkala agar tidak menghambat pekerjaan petugas di lapangan.

“Jumlahnya cukup, masih sangat cukup. Cuma peremajaan saja yang perlu,” tegasnya.

Ia menilai kebutuhan peremajaan tidak hanya berkaitan dengan kelengkapan peralatan, tetapi juga untuk memastikan proses pemadaman dapat berlangsung tanpa kendala teknis.

“Terlebih, dalam penanganan kebakaran di permukiman padat, petugas harus mampu menjaga pasokan air dan menjangkau titik api dengan cepat,” terangnya.

Baca Juga :  Kondisi Lapangan Stadion Datu Adil Tarakan Dikeluhkan Warga, Tarif Sewa Rp 1 Juta untuk Sekali Pakai

Eko mengatakan PMK memiliki personel yang bertugas menangani pemadaman, sementara kebutuhan sarana dan prasarana menjadi bagian penting yang harus terus didukung. Menurutnya, kesiapan peralatan akan berpengaruh langsung terhadap kemampuan petugas dalam melakukan pemadaman dan lokalisasi api.

“Teman-teman di lapangan tugasnya melaksanakan pemadaman, sementara untuk sarana dan prasarana juga harus kita siapkan,” imbuhnya.

Ia berharap peremajaan peralatan dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga perlengkapan yang digunakan petugas selalu berada dalam kondisi siap pakai. Hal itu dinilai penting mengingat kebakaran dapat terjadi sewaktu-waktu dan membutuhkan respons cepat dengan dukungan peralatan yang memadai.

“Ini menjadi tantangan bagi kami, bagaimana kami bisa menyediakan sarana-prasarana pendukung,” pungkasnya. (*)

Reporter: Eko Saputra
Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *