Kembali ke Zona Kuning, Walikota Tarakan Antisipasi Pelaku Perjalanan dan Perketat Prokes

TARAKAN – Walikota Tarakan, dr Khairul M Kes menginstruksikan jajarannya untuk mengantisipasi lonjakan Covid-19 setelah Kota Tarakan yang sebelumnya berada di zona orange kini kembali ke zona kuning wilayah pandemi Covid-19 pada 1 Juli 2021.

“Karena kita lihat mulai naik lagi yang biasanya satu dua kasus setiap hari. Sekarang naik 10, sempat juga naik 32. Turun lagi 10, terus naik lagi 22 begitu ya dan ada kasus kematian. Sehingga dulu rumah sakit kita kosong, sekarang terisi lagi,” ujar Walikota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes kepada benuanta.co.id, Jumat (2/7/2021).

Berdasarkan data yang diterima Walikota Khairul, setidaknya ada 25 kasus positif Covid-19 yang tengah dirawat di beberapa rumah sakit.

Baca Juga :  Ruas Jalan Pantai Amal Berpotensi Ambruk Imbas Terbakarnya Batu Bara, BPBD Desak Penanganan Segera

“Tadi datanya ada 6 di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT), ada 8 di RSUD, 9 di rumah sakit Pertamina dan 2 di rumah sakit AL,” urainya.

“Jadi perlu kita antisipasi, kita tadinya dari zona oranye per 1 Juli kita turun lagi ke kuning. Tetapi kuningnya itu, kalau kita dulu tinggal 4 kelurahan yang zona kuning, hijaunya lebih banyak ada 16 kelurahan. Tadi kemarin ini sisa utara yang hijau, yang lainnya sudah kuning dan oranye,” tambahnya.

Baca Juga :  3 Rumah Ludes di Karang Balik Tarakan

Oleh karena tren yang menunjukkan kenaikan kasus, beberapa antisipasi juga sudah mulai disiapkannya.

“Karena menjadi perhatian kita jangan sampai masuk ke zona merah. Jadi beberapa antisipasi dan kita lihat kebanyakan pelaku perjalanan, tetapi juga tentu masalah protokol kesehatan terus kita ingatkan supaya tidak abai lah,” tandasnya. (*)

Reporter : Yogi Wibawa

Baca Juga :  Imbas Batu Bara Terbakar, Jalan Amal Lama Ditutup Sementara

Editor : Nicky Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *