Selama Ramadan Kecelakaan Didominasi Roda Dua

Tarakan444 views

TARAKAN – Selama bulan Ramadan dan berjalannya operasi Ketupat Kayan tahun 2021, Kecelakaan Lalulintas (Laka lantas) didominasi oleh pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm.

Kapolres Tarakan, AKBP Fillol Praja Arthadira melalui Kanit Laka Satlantas Polres Tarakan, IPDA Kharis mengatakan, ada penurunan jumlah Laka lantas dibandingkan tahun 2020.

“Selama bulan puasa kemarin dalam operasi ketupat sendiri, yang dilaporkan ke Satlantas ada 2 kecelakaan, kalau tahun lalu ada 9, untuk tahun ini ada penurunan yang cukup signifikan, kondisinya pun hanya luka ringan dan luka berat,” ujar Kharis, Senin (17/5/2021).

Baca Juga :  Belum Ada Indikasi Unsur Kesengajaan Kebakaran Hutan dan Lahan di Tarakan

Dijelaskan Kharis, beberapa hari setelah hari raya Idul Fitri daerah Amal sangat padat, terlebih daerah tersebut terbilang rawan laka karena banyak turunan, tanjakan, dan jalan yang berlubang.

“Daerah yang rawan laka kebanyakan berada di Jalan Mulawarman dan daerah Amal, sejauh ini rawan laka diakibatkan oleh minim penerangan, kondisi jalan yang kurang baik, dan padat kendaraan,” terangnya.

Baca Juga :  Kebutuhan Biosolar di Tarakan Tembus 29,4 Ribu KL, Kuota Baru 13,1 Ribu KL

Meskipun banyak laporan soal maraknya Balapan Liar (Bali), hingga saat ini khususnya pada bulan Ramadan, belum ada laporan soal kecelakaan akibat bali di Tarakan.

Namun saat malam takbiran, kepadatan di simpang GTM dan di sekitar Gusher melonjak, terdapat penumpukan kendaran masyarakat yang berlalu-lalang sehingga menyebabkan kemacetan.

“Tidak ada laporan kecelakaan pada di malam Idul Fitri, hanya saja kepadatan yang tinggi sehingga menimbulkan kemacetan,” sebutnya.

Baca Juga :  BPOM Tarakan Temukan Peredaran Kosmetik Ilegal lewat Media Sosial

“Menjadi imbauan juga kepada masyarakat, karena sebagian besar korban kecelakaan ditemukan tidak menggenakan pelindung kepala atau helm, hal ini sangat membahayakan keselamatan pengendara,” tutupnya. (*)

Reporter : Matthew Gregori Nusa

Editor : Nicky Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *