Kecam Aksi Bom Bunuh Diri, Kemenag Tarakan : Rawat Kondusifitas Tarakan

TARAKAN – Kejadian bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar sedang dalam penyelidikan kepolisian agar segera diusut tuntas. Pemerintah dalam hal ini Kantor Kementerian Agama Kota Tarakan mengecam keras perbuatan keji tersebut dan berharap di Bumi Paguntaka ini tidak terjadi hal yang demikian.

Kepala Kantor Kemenag Tarakan, H.M. Shaberah, S.Ag., M.M mendorong penegak hukum memberikan sanksi tegas terhadap berbagai aksi terorisme di tanah air.

Baca Juga :  Hampir Sebulan Jalan Gajah Mada Rusak dan Tergenang Air, DPUPR Kaltara Upayakan Pembersihan Sedimen

“Kami sangat prihatin atas terjadinya bom bunuh diri di Gereja Katedral Kota Makassar dan mengutuk keras perbuatan tersebut,” ucap H.M. Shaberah pada Senin, 29 Maret 2021.

“Kita berharap semoga segera terungkap siapa dalang dari kejadian tersebut. Mari kita percayakan pihak kepolisian untuk mengusut tuntas,” tegasnya.

Pihaknya menyadari betapa keberagaman di Kota Tarakan sangatlah harmonis, sehingga ia berharap masyarakat selalu mengindahkan kondisi yang demikian agar mampu menopang pembangunan daerah.

Baca Juga :  Anggaran dan Pelaporan Jadi Kendala, SPM Tarakan Baru 61 Persen

“Saya mengajak masyarakat Tarakan untuk menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta merawat kerukunan umat beragama yang selama ini telah kondusif,” tuntasnya.(*)

Reporter : Kristianto Triwibowo

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *