Razia 5 THM di Tarakan, 1 Pengunjung Positif Amphetamine

benuanta.co.id, TARAKAN – Operasi Sarang Narkoba yang digelar Polres Tarakan bersama tim gabungan di sejumlah tempat hiburan malam (THM), Kamis (15/10/2026) malam hingga Jumat (16/10/2026) dini hari, menemukan satu pengunjung positif amphetamine berdasarkan hasil tes urine.

Dari total 19 sampel urine yang diperiksa di lima tempat hiburan malam, sebanyak 18 sampel dinyatakan negatif, sedangkan satu sampel lainnya menunjukkan hasil positif.

Kasi Humas Polres Tarakan, IPTU Rusli, menjelaskan operasi tersebut menyasar sejumlah tempat hiburan malam di wilayah Tarakan Timur dan Tarakan Barat. Kegiatan dimulai sekitar pukul 22.00 WITA dan dipimpin oleh Kasat Resnarkoba Polres Tarakan.

“Operasi Sarang Narkoba ini dilaksanakan untuk mendeteksi dini penyalahgunaan narkotika di tempat hiburan malam,” ungkapnya, Ahad (18/10/2026).

Operasi tersebut melibatkan personel lintas instansi, mulai dari Ditresnarkoba Polda Kalimantan Utara, Sat Samapta Polres Tarakan, Propam, Binmas, Satbrimobda, BNN Kota Tarakan dan Provinsi Kalimantan Utara, hingga unsur TNI AD, TNI AL, TNI AU, Polisi Militer, serta Satpol PP. Sebelum bergerak ke lokasi sasaran, seluruh personel mengikuti apel di lapangan Mako Polres Tarakan untuk menerima arahan pelaksanaan kegiatan.

Baca Juga :  Pendataan Perlinsos Karang Anyar Berakhir, Baru 500 Warga Terlayani dari Perkiraan Ribuan Sasaran

“Pemeriksaan dilakukan bersama tim gabungan yang terdiri dari unsur kepolisian, BNN, TNI, dan instansi terkait,” paparnya.

Setelah apel, tim bergerak menuju sejumlah tempat hiburan malam untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung, termasuk pengambilan sampel urine. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan sekaligus deteksi awal terhadap kemungkinan penyalahgunaan narkotika di lingkungan tempat hiburan malam.

“Tim melaksanakan pemeriksaan dan tes urine terhadap pengunjung di beberapa lokasi yang menjadi sasaran operasi,” jelasnya.

Lokasi pertama yang diperiksa ialah Rindu Malam Karaoke. Di tempat tersebut, petugas mengambil empat sampel urine pengunjung untuk dilakukan pengujian. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh sampel menunjukkan hasil negatif narkoba.

“Dari empat sampel urine yang diperiksa di Rindu Malam Karaoke, tidak ditemukan hasil positif,” ujarnya.

Pemeriksaan kemudian berlanjut ke tempat hiburan malam Poppy dan Laguna. Di masing-masing lokasi, petugas mengambil dua sampel urine sehingga total terdapat empat sampel yang diperiksa dari kedua tempat tersebut. Hasil pengujian menunjukkan seluruh sampel negatif narkoba.

“Pemeriksaan di Poppy dan Laguna masing-masing melibatkan dua sampel urine, dan seluruhnya dinyatakan negatif,” tuturnya.

Baca Juga :  Hakim Tolak Praperadilan Lie Siong Hwa, Proses Hukum Dugaan Penipuan dan Penggelapan Tetap Berlanjut di Polda Kaltara

Sekitar pukul 23.30 WITA, tim melanjutkan operasi ke Jaguar. Dari tiga pengunjung yang menjalani tes urine, dua orang dinyatakan negatif, sementara satu orang lainnya menunjukkan hasil positif amphetamine. Pengunjung dengan hasil positif tersebut kemudian diamankan oleh petugas untuk menjalani penanganan lebih lanjut.

“Di Jaguar, satu dari tiga sampel urine menunjukkan hasil positif amphetamine, sedangkan dua lainnya negatif,” imbuhnya.

Petugas selanjutnya mendatangi Nice Club sekitar pukul 00.30 WITA. Pemeriksaan di lokasi ini melibatkan tiga sampel urine pengunjung dan seluruhnya menunjukkan hasil negatif. Tim kemudian melanjutkan pemeriksaan ke Icon sekitar pukul 01.20 WITA dengan mengambil tiga sampel urine tambahan. Hasil pemeriksaan di Icon juga menunjukkan seluruh sampel negatif narkoba.

“Pemeriksaan di Nice Club dan Icon tidak menemukan sampel urine yang positif narkoba,” terangnya.

Dengan demikian, total terdapat 19 sampel urine yang diperiksa selama operasi berlangsung di lima tempat hiburan malam tersebut. Rinciannya, empat sampel berasal dari Rindu Malam Karaoke, empat sampel dari Popy dan Laguna, tiga sampel dari Jaguar, tiga sampel dari Nice Club, serta tiga sampel dari Icon. Dari keseluruhan pemeriksaan, 18 sampel dinyatakan negatif dan satu sampel positif amphetamine.

Baca Juga :  Pemkot Tarakan: Drainase Gajah Mada Akan Dibuka hingga ke Sungai di Jalan Cenderawasih

“Secara keseluruhan, dari 19 sampel yang diperiksa, satu menunjukkan hasil positif amphetamine dan 18 lainnya negatif,” katanya.

Terhadap pengunjung yang memperoleh hasil positif, petugas merencanakan tindak lanjut berupa rehabilitasi melalui BNN Kota Tarakan. Pelaksanaannya akan menyesuaikan hasil asesmen serta ketentuan yang berlaku, sehingga penanganan berikutnya dapat dilakukan sesuai prosedur.

“Pengunjung yang hasil tes urinenya positif direncanakan menjalani tindak lanjut melalui BNN Kota Tarakan sesuai hasil asesmen,” terangnya.

Polres Tarakan juga menegaskan upaya pencegahan dan penindakan terhadap penyalahgunaan narkotika akan terus dilakukan melalui penegakan hukum, deteksi dini, serta koordinasi dengan instansi terkait. Melalui langkah tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami bahaya narkoba dan turut menjaga lingkungan agar terhindar dari penyalahgunaan zat terlarang.

“Kami akan terus meningkatkan upaya pencegahan dan penanganan narkotika bersama instansi terkait demi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” tutupnya. (*)

Reporter: Eko Saputra
Editor: Endah Agustina