Jelang Porprov II Kaltara 2026, Panwasrah Mulai Pendataan Atlet Entry by Name

benuanta.co.id, TARAKAN – Jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara (Kaltara) 2026, Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) kini memfokuskan proses pada pendataan peserta. Panwasrah mulai melakukan pendataan peserta entry by name yang kemudian akan dilanjutkan dengan verifikasi dan pengesahan kontingen.

Ketua Panwasrah Porprov II Kaltara 2026, Dr. Wiyono Adie, M.SE., MPPM, mengatakan setelah pendataan berdasarkan kelas pertandingan atau entry by class, proses berlanjut ke entry by name yang dijadwalkan ditutup pada 25 Oktober 2026.

Selanjutnya, Panwasrah merencanakan pelaksanaan Chief de Mission (CDM) pada 28 Oktober, lalu dilanjutkan dengan Delegation Registration Meeting (DRM) yang dijadwalkan pada 1 November 2026.

Baca Juga :  Kredit UMKM Kaltara Menyusut, NPL Tembus 7,12 Persen

“Kalau sudah berbicara entry by name, maka proses sebelumnya sudah selesai. Setelah itu, data akan divalidasi oleh tim keabsahan sebelum dibawa ke CDM dan dilanjutkan ke DRM,” ujarnya, Jumat (16/10/2026).

Wiyono menjelaskan, dalam entry by name data peserta yang masuk akan diperiksa terlebih dahulu untuk memastikan kesesuaian identitas, persyaratan atlet, serta ketentuan keikutsertaan dalam cabang olahraga yang dipertandingkan.

Hasil validasi kemudian menjadi bahan pembahasan dalam CDM. Pertemuan tersebut diharapkan menyamakan pemahaman antara perwakilan kontingen, pengurus cabang olahraga, panitia pelaksana, dan pihak terkait mengenai ketentuan teknis serta administrasi pertandingan.

Setelah itu, proses dilanjutkan melalui DRM. Pada tahap ini, data kontingen yang telah diperiksa akan menjadi dasar pengesahan peserta melalui penandatanganan berita acara.

Baca Juga :  Tiga Gol Menit-menit Terakhir antar Madrid Tekuk Roma 4-3

Jadwal pelaksanaan pertandingan Porprov II Kaltara 2026 telah dipaparkan dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) di Kabupaten Malinau pada 14 September lalu, bersamaan dengan peluncuran logo dan maskot Porprov.

Wiyono mengatakan, pertandingan dijadwalkan berlangsung pada 10–22 November 2026. Pembagian waktu pertandingan setiap cabang olahraga telah disusun dengan mempertimbangkan karakteristik dan sistem pertandingan masing-masing.

Karena itu, kedatangan kontingen tidak harus dilakukan secara bersamaan. Atlet dan ofisial dapat menyesuaikan waktu kedatangan dengan jadwal pertandingan cabang olahraga yang diikuti.

“Yang penting kami sudah membuat jadwal, mulai dari pembukaan sampai penutupan, termasuk jadwal pertandingan. Mereka mau datang seminggu sebelumnya atau beberapa hari sebelumnya, itu menyesuaikan kebutuhan masing-masing kontingen,” katanya.

Baca Juga :  Gelar FGD Bareng BRIN, Sekprov Kaltara Dorong Model Otonomi Khusus Wilayah Perbatasan

Menurut Wiyono, atlet yang memahami kebutuhan pertandingan umumnya datang lebih awal untuk beradaptasi dengan arena, melakukan uji coba lapangan jika diperbolehkan, serta mempersiapkan diri sebelum bertanding.

Ia menegaskan, penyelenggaraan Porprov telah melalui sejumlah tahapan kelembagaan dan koordinasi. Mulai dari pembentukan Panwasrah, PB Porprov, Dewan Hakim, tim keabsahan, hingga perangkat teknis lainnya.

Koordinasi juga dilakukan melalui Rakornis untuk menyelaraskan kebijakan penyelenggaraan dengan kebutuhan teknis setiap cabang olahraga. (*)

Reporter/Editor: Endah Agustina