Konstruksi Jembatan Belum Rampung Ambruk di Selumit Pantai, Dua Orang Terluka

Tarakan4,001 views

TARAKAN – Hari ini, Senin (14/12/2020) sebuah jembatan di Kelurahan Selumit Pantai, RT 21 ambruk, sebanyak dua orang terluka atas kejadian tersebut.

Seorang warga RT 21 bernama Umar (41) mengatakan jembatan tersebut ambruk sejak pukul 11.00 wita, warga dihebohkan dengan suara gemuruh yang sangat nyaring.

“Dari pukul 11.00 wita, kita semua kaget denger suara kayak bom, ternyata jembatan runtuh, semua warga sekitar keluar rumah untuk melihat kejadian tersebut,” ujarnya kepada benuanta.co.id, Senin (14/12/2020).

Baca Juga :  Akses Masuk Mahasiswa UBT Terdampak Titik Panas Batu Bara, Kampus Siapkan Kuliah Daring Jika Kondisi Memburuk

Dijelaskan Umar, jembatan tersebut belum siap digunakan, dalam artian masih dalam proses pembangunan. Pada saat rubuh, kedua orang yang terluka merupakan tukang bangunan yang tengah bekerja di atas jembatan.

“Keduanya merupakan tukang jembatan tersebut, dan salah satunya adalah kepala tukang. Saat runtuh kepala tukang loncat dari jembatan setinggi 7 meter, dan tukang lainnya bergelantungan agar tidak terjatuh,” jelasnya.

Baca Juga :  Karhutla di Tarakan Tembus 56 Hektare pada Periode Agustus

Menurut Umar, kedua tukang tersebut tidak memiliki kondisi luka yang parah, kepala tukang hanya lecet akibat lompat dari jembatan, dan tukang lainnya mengalami terkilir di bagian kaki saat bergelantungan.

“Sekarang jembatan tersebut langsung kembali di perbaiki, sebanyak 20 tukang kembali bekerja membangun jembatan tersebut, target mereka hari ini sudah selesai perbaikan,” tutupnya.(*)

Baca Juga :  Ruas Jalan Pantai Amal Berpotensi Ambruk Imbas Terbakarnya Batu Bara, BPBD Desak Penanganan Segera

Reporter : Matthew Gregori Nusa
Editor : Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *