4 Jemaah Tabligh di Nunukan Positif Terinfeksi Corona, 11 Temannya di Tarakan Langsung Diisolasi

Tarakan1,824 views

TARAKAN – Setelah 4 jemaah tabligh asal Nunukan dari Gowa, Sulsel, dinyatakan positif Covid-19, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tarakan gerak cepat melakukan tracing kontak.

Sebanyak 11 Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang juga merupakan jamaah tabligh yang mengikuti acara di Gowa beberapa waktu lalu, dikarantina sementara di GOR Kelurahan Kampung Empat untuk menjalani pemeriksaan.

“Ini kami lakukan karena 4 yang positif di nunukan tersebut memang jamaah tabligh akbar Gowa. Jadi 11 orang tersebut dipanggil dan langsung diperiksa,” ungkap Walikota Tarakan, dr. Khairul kepada benuanta.co.id, Kamis (2/3/2020).

Baca Juga :  Kabut Asap Selimuti Tarakan, Aktivitas Laut dan Penerbangan Diminta Waspadai Jarak Pandang

“Dalam pemantauannya, jamaah tabligh akbar Gowa dibagi menjadi 3 cluster. Yang lewat pesawat gelombang 1 dan 2, serta cluster Lambelu yang menggunakan kapal,” sambungnya.

Menurutnya, jamaah tabligh yang dikarantina dari cluster KM Lambelu akan dikarantina hingga 11 April 2020. Sedangkan jamaah tabligh cluster pesawat dikarantina pada 2 dan 4 April 2020.

11 jamaah cluster KM Lambelu dilakukan penjemputan untuk ditempatkan di ruang isolasi RSUD Tarakan. Sebelumnya, jamaah tersebut telah dilakukan rapid test (RDT) dengan hasil negatif.

Baca Juga :  DPRD Soroti Celah Pengawasan Aplikator Ojol di Tarakan, Pemda Tak Punya Wewenang Cabut Izin

“Termasuk 2 orang yang dicurigai juga dinyatakan negatif, tanggal 31 saya terima hasilnya negatif dan juga ada di dalam itu RDT itu juga negatif, maka bisa dilakukan isolasi mandiri makanya kami pulangkan ke Nunukan,” ujar dr. Khairul.

“Kami berani memulangkan karena semua hasil tes dan pemeriksaan itu dinyatakan negatif, apalagi sebelum dipulangkan kami juga sudah menyampaikan harus tetap dilakukan pengawasan notifikasi khusus termasuk pesan sesuai SOP, ” tutupnya.

Baca Juga :  Masih Terbakar, Sumber Bara di Jalan Pantai Amal Belum Terdeteksi

Reporter : Rico Jeferson
Editor : Ramli/Nicky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *