1.113,16 Ton Palm Kernel Kaltara Senilai Rp 4,6 M Diekspor Ke Malaysia

Tarakan1,276 views

TARAKAN – Indonesia dikenal sebagai produsen minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) terbesar dunia. Selain itu, biji inti sawit (palm kernel) juga diminati dan diekspor ke sejumlah negara, salah satu tujuan ekspor palm kernel adalah Malaysia.

Tarakan (25/10), Karantina Pertanian Tarakan melakukan pemeriksaan 1.113,16 ton palm kernel milik PT. Andhika Jaya Abadi yang akan di ekspor ke Tawau, Sabah, Malaysia.

Baca Juga :  Puluhan Motor Pelajar Terjaring Patroli Penertiban Satlantas Polres Tarakan

Pemeriksaan dilakukan di Pelabuhan PT. Teknik Utama Mandiri, Sesayap, Kabupaten Tana Tidung. Pejabat Karantina Pertanian Tarakan melalukan pemeriksaan palm kernel yang bernilai 4,6 miliar rupiah tersebut langsung diatas alat angkut.

Setelah dilakukan pemeriksaan, selanjutnya dilakukan perlakuan fumigasi oleh fumigator yang telah teregistrasi oleh Badan Karantina Pertanian. Fumigasi yang dilakukan menggunakan Phospine (PH3) dengan dosis 2 gram/m3.

Baca Juga :  ISPU Tembus 108, Udara di Tarakan Masuk Kategori 'Tidak Sehat'

“Fumigasi dilakukan untuk memastikan palm kernel terbebas dari OPT dalam hal ini adalah serangga gudang dan memenuhi persyaratan negara tujuan,” terang Farid, pejabat karantina tumbuhan.

“Karantina Pertanian Tarakan akan mendukung penuh program akselerasi ekspor di bidang pertanian. Hal tersebut sejalan dengan program Kementerian Pertanian yaitu Gerakan Tiga Kali Ekspor (GRATIEKS) ,” terang Akhmad Alfaraby, Kepala Karantina Pertanian Tarakan.(*)

Baca Juga :  Titik Hotspot Berkurang, Asap Kiriman Justru Selimuti Tarakan

Reporter: Yogi Wibawa

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *