Pj Wali Kota Tarakan Buka Suara soal Produk Tanpa Izin Edar Banyak Beredar

benuanta.co.id, TARAKAN – Menjadi penyumbang produk Tanpa Izin Edar (TIE) terbesar di Kalimantan Utara (Kaltara), Pemerintah Kota (Pemkot) akan segera tindak lanjuti untuk mengurangi produk TIE di Tarakan.

Hal ini diungkapkan Penjabat (Pj) Wali Kota Tarakan, Dr. Bustan. Ia menuturkan pihaknya perlu melakukan kroscek terkait produk TIE yang beredar di Kota Tarakan. Ia menegaskan masalah tersebut perlu ditindaklanjuti.

Baca Juga :  Pelindo Regional 4 Tarakan Raih Penghargaan P-TEC 2026

“Perlu saya kroscek penyumbang terbesar tarakan makanan tidak berizin edar ini yang perlu kami sikapi kita akan melakukan rapat dengan stakeholder terkait,” ujarnya, Senin (20/1/2025).

Ia menegaskan masalah ini merupakan keluhan yang memerlukan action di lapangan dengan menindaklanjuti dan melakukan sidak. Hasil sidak tersebut maka akan diketahui apa penyebab produk TIE banyak diperdagangkan di Kota Tarakan.

Baca Juga :  Kejar Potensi Pajak, 13 Kendaraan di Atas Air Sudah Terdata oleh Samsat

“Kita masing-masing punya tugas kewenangan, BPOM, Pemkot melalui dinas perdagangan. Ini sangat memprihatinkan mungkin karena tarakan merupakan kota transit di kelilingi pulau,” ungkapnya.

“Saya akan cari tahu lagi ini sensitif karena ini sudah ada sebelum saya menjabat. Intinya saya dapat informasi dan action. Dikaji dulu,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sunny Celine

Baca Juga :  Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Kamar Hotel Tarakan, Polisi Sebut Korban Dicekik Tiga Kali

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *