Polisi Masih Mencari Tahu Penyebab Berkurangnya Kuota BBM Subsidi di Tarakan

benuanta.co.id, TARAKAN – Polres Tarakan masih mencari tahu terkait keluhan nelayan menyoal kuota BBM subsidi. Saat ini, jumlah nelayan berkisar 1.000 nelayan, sementara BBM subsidi yang diterima per nelayan hanya 400 liter per bulannya.

Menyikapi hal tersebut, Kapolres Tarakan, AKBP Ronaldo Maradona mengungkapkan, pihaknya menjaga hak-hak nelayan yang seharusnya dipenuhi. Pihaknya masih harus melakukan penyelidikan terkait keluhan dari masyarakat.

Baca Juga :  Komisi II DPRD Tarakan Siap Datangi BGN Buntut Status Suspend 5 Dapur MBG

“Jika kita temukan (indikasi penyimpangan) maka akan ada sanksi pidana yang akan kami terapkan,” ungkapnya, Sabtu (18/2/2024).

Informasi awal yang diberikan ke pihaknya hanyalah kuota yang berkurang dari sebelumnya. Sebelumnya, pihaknya juga tengah melakukan penyelidikan pengelolaan BBM bersubsidi.

“Awalnya mereka (nelayan) itu mendapatkan kuota sekian liter, tapi sekarang malah setengahnya. Itu yang mau didalami,” sambung Kapolres.

Baca Juga :  Bobol Dua Masjid, Pencuri Kotak Amal di Tarakan Ditangkap

Namun, pihaknya mendapatkan kendala lantaran informasi terbatas yang diberikan masyarakat. Pihak kepolisian, juga akan melakukan pengecekan terhadap data antara BBM subsidi dengan penerimanya, dikhawatirkan, penerima BBM subsidi juga tak tepat sasaran.

“Tata kelola BBM subsidi kan memang sudah diatur, nelayan boleh mengisi pakai jeriken, tapi harus ada rekomendasi bahwa memang mereka berhak menerima subsidi itu,” pungkasnya.(*)

Baca Juga :  BMKG Tarakan: Potensi Hujan Malam hingga Dini Hari

Reporter: Endah Agustina

Editor: Ramli 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *