Sasar Anak Yatim dan Dhuafa, Rahmawati Salurkan Bantuan Perlengkapan Belajar

benuanta.co.id, TARAKAN – Anak-anak yatim dan dhuafa yang membutuhkan bantuan pendidikan menjadi sasaran kepedulian anggota DPR RI daerah pemilihan Kalimantan Utara (Kaltara), Rahmawati.

Di sela kunjungannya ke Tarakan, Senin (12/10/2026) sore, anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Gerindra itu menyalurkan perlengkapan sekolah kepada anak-anak dari sejumlah sekolah yang dinilai membutuhkan dukungan.

Bantuan tersebut diserahkan dalam kegiatan yang berlangsung di salah satu restoran cepat saji di Tarakan. Rahmawati mengatakan, penerima bantuan tidak hanya berasal dari panti asuhan, tetapi juga anak-anak yang ditemukan melalui sejumlah sekolah karena membutuhkan uluran tangan.

Baca Juga :  Rahmawati Tekankan Peran Laskar Gerindra Jaga NKRI di Wilayah Perbatasan

“Rata-rata anak-anak yatim dan dhuafa ini bukan dari panti asuhan, tetapi dari beberapa sekolah yang kami kumpulkan dan memang benar-benar membutuhkan uluran tangan,” terangnya.

Ia berharap bantuan perlengkapan sekolah dapat membantu memenuhi kebutuhan belajar anak-anak sekaligus meringankan beban keluarga. Dukungan tersebut diharapkan membuat mereka tetap bersemangat mengikuti pendidikan dan mengejar cita-cita.

Baca Juga :  Rahmawati Kunjungi RRI Tarakan, Soroti Keterbatasan Anggaran Pengembangan SDM

“Peralatan sekolah ini diharapkan bisa membantu kebutuhan belajar mereka. Mudah-mudahan anak-anak semakin bersemangat bersekolah, terus belajar dan tetap memiliki cita-cita untuk masa depan,” ujarnya.

Menurut Rahmawati, anak-anak yang membutuhkan perhatian tidak selalu tinggal di panti asuhan. Sebagian tinggal bersama keluarga atau wali, tetapi menghadapi keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk perlengkapan pendidikan.

Baca Juga :  Menhan sebut YTP Mampu Perkuat Pertahanan RI di Wilayah Perbatasan

Ia berharap kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan dapat terus tumbuh agar mereka tetap memperoleh kesempatan belajar dan meraih masa depan yang lebih baik.

“Perlengkapan sekolah ini bukan sekadar barang untuk belajar, bantuan ini menjadi pengingat bahwa kita harus peduli terhadap perjalanan anak-anak dalam menuntut ilmu dan menggapai masa depan,” tutupnya. (*)

Reporter: Sunny Celine

Editor: Endah Agustina